Pemko Pekanbaru secara resmi membuka kegiatan praktik manasik haji yang digelar di Masjid Paripurna Agung Al Firdaus pada Minggu (5/4/2026) pagi. Kegiatan manasik haji dihadiri oleh 1.367 jemaah calon haji (JCH) asal Kota Pekanbaru tahun sebelumnya.

Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru, Markarius Anwar, menyampaikan bahwa manasik haji ini diikuti oleh 1.367 jemaah yang akan berangkat ke Tanah Suci. Dari jumlah tersebut, beberapa pejabat Pemko Pekanbaru juga ikut serta dalam menunaikan ibadah haji, termasuk Markarius Anwar.

Tujuan dari kegiatan manasik haji musim ini adalah untuk memberikan pemahaman menyeluruh kepada para jemaah mengenai rukun, wajib, serta tata cara pelaksanaan ibadah haji agar dapat dilaksanakan secara mandiri, aman, dan sah sesuai syariat. Para jemaah mengikuti simulasi rangkaian ibadah haji, mulai dari ihram, wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah dan Mina, lempar jumrah, hingga tawaf dan sa’i.

Kegiatan tersebut diselenggarakan dengan suasana khidmat dan penuh semangat, mirip dengan yang terjadi di Tanah Suci. Manasik haji ini diharapkan dapat menjadi bekal penting bagi para JCH agar lebih siap, baik secara fisik maupun mental, sebelum menjalankan ibadah haji. Para jemaah sangat antusias mengikuti praktik manasik haji ini.

Dengan adanya kegiatan praktik manasik haji, diharapkan para jemaah dapat memahami dengan baik setiap tahapan ibadah haji. Hal ini akan membantu para JCH dalam melaksanakan ibadah haji dengan lancar dan sesuai dengan tuntunan agama.

Markarius Anwar juga menekankan pentingnya bagi para jemaah untuk mempersiapkan diri dengan baik sebelum berangkat ke Tanah Suci. Dengan pemahaman yang baik mengenai tata cara pelaksanaan ibadah haji, diharapkan para JCH dapat menjalankan ibadah haji dengan khusyuk dan penuh keikhlasan.