Pemko Pekanbaru menyambut positif peluncuran Project Terra (Kandang Terra), sebuah inovasi sistem peternakan terpadu yang digagas oleh generasi muda Riau. Program ini dinilai mampu mendorong kemandirian masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan sekaligus meningkatkan kualitas gizi keluarga.

Menurut Kepala Bidang Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Pekanbaru, Martin Manouluk, kehadiran inovasi tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis rumah tangga. Pemko Pekanbaru memberikan apresiasi kepada para penggagas dan seluruh pihak yang terlibat dalam menghadirkan proyek inovatif tersebut. Konsep yang diusung dinilai tidak hanya berorientasi pada produksi pangan, tetapi juga menitikberatkan pada kualitas dan kesehatan.

Melalui peluncuran Kandang Terra ini, masyarakat diperkenalkan dengan konsep mini ketahanan pangan berbasis rumah tangga yang mengintegrasikan peternakan ayam petelur, budi daya ikan, serta penanaman sayuran hidroponik dalam satu sistem yang terpadu dan saling mendukung. Konsep tersebut merupakan langkah positif untuk mendorong masyarakat agar lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Selain itu, sistem ini juga dinilai mampu membantu pemenuhan gizi keluarga, khususnya bagi anak-anak sebagai generasi penerus.

Menurut Martin, konsep Kandang Terra tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan rumah tangga, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Para mitra yang terlibat dalam program ini nantinya dapat berperan sebagai pemasok bahan pangan, seperti telur, ikan, dan sayuran segar, untuk mendukung kebutuhan dapur umum penyedia makan bergizi gratis (MBG).

Pemko Pekanbaru berharap Project Terra dapat berkembang lebih luas dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi contoh pengembangan sistem pangan terpadu yang berkelanjutan di lingkungan masyarakat.