Pemko Batam Prioritaskan Pembangunan RKB untuk Atasi Kekurangan Kelas

BATAM, SERANTAU MEDIA – Dinas Pendidikan (Disdik) Batam, Kepulauan Riau (Kepri) memfokuskan pembangunan sektor pendidikan tahun 2026 pada rehabilitasi sekolah dan pembangunan ruang kelas baru (RKB) guna mengatasi kekurangan sarana belajar di sejumlah wilayah.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Hendri Arulan mengatakan pada tahun ini Pemkot Batam belum mengalokasikan program revitalisasi sekolah dari APBD.

“Untuk revitalisasi tahun 2026 dari APBD kita tidak ada. Yang ada tahun ini yakni rehabilitasi sekolah kemudian ada pembangunan RKB,” ujar Hendri di Batam, Selasa(12/5/2026).

Perbaikan yang dilakukan mencakup kerusakan fasilitas sekolah seperti plafon dan atap bangunan. “Kalau rehab itu biasanya yang diperbaiki seperti plafon, atap dan bagian-bagian sekolah yang rusak itu kami perbaiki,” katanya.

Salah satu sekolah yang mendapat program rehabilitasi yakni SMP Negeri 61 Batam, kata Hendri.

Selain rehabilitasi, Pemkot Batam juga membangun ruang kelas baru untuk jenjang TK, SD dan SMP guna menambah kapasitas belajar siswa.

Hendri menyebutkan Pemkot Batam juga akan membangun unit sekolah baru pada tahun 2026 di beberapa wilayah yang mengalami kebutuhan ruang belajar cukup tinggi.

“Untuk unit sekolah baru ada di kawasan Botania, baik SD maupun SMP sama-sama kita bangun tahun ini. TK juga ada satu unit sekolah baru di Nongsa,” katanya.

Pembangunan sekolah baru tersebut diharapkan dapat mengurangi kekurangan daya tampung, khususnya di kawasan Botania yang selama ini mengalami kepadatan siswa.

“Ini untuk mengurangi kekurangan kebutuhan terutama di SD 009 yang di Botania itu. Namun karena pembangunan baru di tahun ini, direncanakan mulai menerima peserta didik baru pada tahun ajaran 2027,” kata Hendri seperti dikutip dari kantor berita Antara.