Pemerintah Kabupaten Siak bersama pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Riau bersinergi melakukan pemeliharaan infrastruktur jalan di sejumlah ruas strategis. Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran aksesibilitas dan keselamatan warga menjelang bulan suci Ramadhan serta Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Hal ini diungkapkan oleh Bupati Siak Afni Zulkifli pada Kamis (5/2/2026) malam.
Afni menjelaskan bahwa perbaikan infrastruktur jalan dilakukan melalui pembagian wewenang antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat pada ruas jalan masing-masing. “Kami melakukan pemeliharaan secara bersama-sama di ruas-ruas jalan yang ada di Kabupaten Siak,” ujar Afni.
Dalam pelaksanaannya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Siak fokus pada sejumlah titik, seperti Simpang Buatan–Bundaran Jembatan TASL–Jalan Nasional Dayun, Jalan Siak–Tumang, dan ruas Jalan Siak–Bunga Raya. Pemerintah daerah menargetkan kondisi jalan tanpa lubang (zero hole) di sepanjang jalur yang menjadi tanggung jawab kabupaten tersebut.
Di sisi lain, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Riau tengah mengerjakan peninggian badan jalan (raise up) sepanjang 1,5 kilometer di Simpang Obor. Selain itu, dilakukan pula pelebaran jalan menuju Pelabuhan Buton serta penambalan lubang di jalur Simpang Lago menuju Kawasan Industri Tanjung Buton.
Sementara itu, Dinas PUPRPKPP Provinsi Riau mengambil peran dalam pemeliharaan ruas Kampung Okura–PT SIR hingga Jembatan Perawang dan Simpang 4 Km 11 Koto Gasib. Afni berharap kolaborasi ini dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat yang biasanya meningkat menjelang hari besar keagamaan.
Afni juga mengakui adanya tantangan dari sisi fiskal daerah dalam memenuhi seluruh kebutuhan infrastruktur. “Dengan anggaran yang terbatas, tentu masih ada kekurangan. Namun, kami tetap fokus bekerja maksimal dengan sumber daya yang tersedia demi kepentingan masyarakat,” kata Afni.