Plt Gubernur Riau SF Hariyanto memastikan bahwa pelaksanaan gelar griya atau open house dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah akan berlangsung lebih singkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Dia dijadwalkan hanya akan menerima kunjungan masyarakat pada hari pertama Lebaran, demikian disampaikan oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Riau Supriyadi.

Supriyadi menjelaskan bahwa penyederhanaan durasi ini merupakan bagian dari upaya efisiensi anggaran daerah. Jika sebelumnya kegiatan open house berlangsung hingga tiga hari, kali ini dipangkas menjadi satu hari saja. “Bapak Gubernur langsung menggelar open house untuk menerima masyarakat Riau yang ingin bersilaturahmi setelah salat Id. Untuk tahun ini, waktu pelaksanaan dimaksimalkan hanya pada hari pertama Lebaran,” ujar Supriyadi di Pekanbaru, Sabtu (14/3/2026).

Meski durasinya dipersingkat dan konsepnya dibuat lebih sederhana, esensi dari tradisi tahunan ini tetap terjaga. Pemerintah Provinsi Riau ingin memastikan bahwa ruang komunikasi antara pimpinan daerah dan warga tetap terbuka di hari kemenangan. Selain di kediaman gubernur, kebijakan serupa juga diterapkan di kediaman Sekretaris Daerah Provinsi Riau.

Konsep pelaksanaan di rumah dinas Sekda juga akan mengedepankan kesederhanaan dan hanya berlangsung selama satu hari. “Langkah ini kami ambil sebagai bentuk penghematan anggaran. Namun, kami berharap momentum ini tetap dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat yang ingin bersilaturahmi langsung dengan pimpinan daerah,” tambah Supriyadi.

Pihak Diskominfotik Riau menekankan bahwa penyederhanaan ini tidak akan mengurangi kekhidmatan acara. Masyarakat tetap dipersilakan hadir dengan tetap menjaga ketertiban selama acara berlangsung di kediaman dinas.