Pada hari Sabtu, 10 April 2021, seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengumumkan bahwa negara mereka telah mencapai kesepakatan sementara dengan China untuk meningkatkan kerjasama strategis mereka. Kesepakatan ini meliputi bidang ekonomi, keamanan, dan politik.
Menurut juru bicara tersebut, kesepakatan ini merupakan langkah positif dalam memperkuat hubungan kedua negara yang telah terjalin sejak lama. Iran dan China akan bekerja sama dalam berbagai bidang untuk meningkatkan kesejahteraan kedua negara dan memperkuat posisi geopolitik mereka di dunia.
Kesepakatan ini juga mencakup kerjasama dalam proyek-proyek infrastruktur yang akan memberikan manfaat ekonomi bagi kedua negara. Selain itu, Iran dan China juga sepakat untuk saling mendukung dalam forum-forum internasional untuk memperjuangkan kepentingan bersama.
Tak lupa, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran juga menegaskan bahwa kesepakatan ini tidak akan merugikan negara-negara lain dan tetap mengikuti prinsip-prinsip hukum internasional. Iran dan China berkomitmen untuk menjalin kerjasama yang saling menguntungkan dan berkelanjutan.
Sejumlah pihak menyambut baik kesepakatan ini, menyebutnya sebagai langkah positif dalam memperkuat hubungan Iran dan China di tengah tekanan dari negara-negara Barat. Mereka berharap kerjasama ini dapat membawa manfaat bagi kedua negara dan memperkuat posisi mereka di dunia.
Namun, ada juga yang menyoroti potensi dampak negatif dari kesepakatan ini, terutama terkait dengan pengaruh China di kawasan Timur Tengah. Beberapa pihak menilai bahwa kerjasama ini dapat memperkuat dominasi China dan mengancam kestabilan di kawasan tersebut.