Pekanbaru – Pemerintah Kota Pekanbaru mendorong operator pengangkutan sampah agar meningkatkan kinerjanya. Operator angkutan harus mengangkut habis tumpukan sampah yang ada di Tempat Penampungan Sementara (TPS). Plt Kepala DLHK Kota Pekanbaru Syamsuwir mengatakan, ada beberapa kecamatan yang banyak terdapat timbulan sampah seperti di Kecamatan Tuah Madani, Binawidya, Marpoyan Damai, dan Bukit Raya. “Itu kan (4 kecamatan) ramai penduduk dan juga banyak tempat usaha, sehingga banyak produksi sampah. Kita minta kontraktor (PT EPP) untuk melakukan pengangkutan setiap hari sesuai kontrak kerjasama,” kata Syamsuwir, Jumat (21/3).

Pihaknya juga mengingatkan angkutan mandiri agar membuang sampah ke trans depo yang ada di masing-masing kecamatan. “Untuk angkutan mandiri, kita sudah himbau tidak membuang di TPS, mereka kita minta buang langsung ke trans depo,” ulasnya. Ia menyampaikan, sampah yang dibuang angkutan mandiri di trans depo, nantinya akan diangkut PT Ella Pratama Prakasa (EPP) selaku operator sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Muara Fajar. “Jadi angkutan mandiri bukan lagi membuang sampah di TPS-TPS, tapi langsung ke trans depo,” terang Syamsuwir.

Agar angkutan mandiri bisa mengikuti aturan, DLHK meminta para camat dan lurah masuk dalam bagian pengawasan sampah di wilayah kerja masing-masing.