Pelaksanaan kegiatan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Riau terus dilaksanakan. Pada hari kedua pelaksanaan yakni Selasa (17/2/2026), OMC masih dilaksanakan di daerah pesisir yakni Kabupaten Siak dan Bengkalis.

Kegiatan OMC tersebut dilakukan oleh Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca (BBTMC) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dengan melibatkan personel dan peralatan yang telah disiapkan.

Operasi Modifikasi Cuaca ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas udara dan mengurangi dampak kabut asap yang sering terjadi di wilayah Riau, terutama saat musim kemarau.

Pada pelaksanaan OMC di Kabupaten Siak, Kepala BBTMC BRIN, Dr. Tri Handoko Seto, mengungkapkan bahwa proses modifikasi cuaca dilakukan dengan menggunakan teknologi yang telah teruji dan aman.

Menurut Dr. Tri Handoko Seto, OMC merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menanggulangi dampak bencana kabut asap yang dapat berdampak negatif terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan.

Kegiatan OMC ini juga mendapat dukungan dari Pemerintah Daerah Riau, yang telah memberikan izin dan kerjasama dalam pelaksanaannya.

Selain itu, masyarakat sekitar Kabupaten Siak dan Bengkalis juga turut mendukung pelaksanaan OMC sebagai langkah preventif dalam mengurangi dampak kabut asap.

Dengan terus dilaksanakannya kegiatan OMC di Riau, diharapkan dapat memberikan hasil yang positif dalam memperbaiki kualitas udara dan mengurangi potensi terjadinya bencana kabut asap di wilayah tersebut.

Kepala BBTMC BRIN juga menegaskan bahwa seluruh proses OMC dilakukan dengan transparan dan memperhatikan aspek keamanan serta kesehatan masyarakat.

Dengan demikian, pelaksanaan kegiatan Operasi Modifikasi Cuaca di Riau pada hari kedua tetap berjalan lancar dan diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.