Pemerintah Kota Pekanbaru menjadwalkan tradisi Petang Megang atau Mandi Balimau guna menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Perayaan tahunan ini direncanakan kembali berpusat di tepian Sungai Siak, tepatnya di kawasan cagar budaya Rumah Singgah Tuan Kadi, Kecamatan Senapelan. Lokasi tersebut dipilih sebagai titik utama pelaksanaan rangkaian kegiatan pada tahun ini, menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pekanbaru Akmal Khairi dalam keterangannya di Pekanbaru, Kamis (5/2/2026).
Rangkaian tradisi akan dimulai dengan pelaksanaan shalat Ashar berjamaah di Masjid Raya Pekanbaru. Setelah itu, agenda dilanjutkan dengan ziarah ke makam pendiri Kota Pekanbaru yang berada di kompleks masjid tersebut. Berdasarkan jadwal yang disusun, prosesi ziarah ini akan dihadiri langsung oleh Walikota Agung Nugroho bersama Wakil Walikota Markarius Anwar.
Usai kegiatan di kompleks Masjid Raya, rombongan akan menuju Rumah Singgah Tuan Kadi untuk prosesi puncak. “Di Rumah Singgah Tuan Kadi, rangkaian acara akan berlangsung seperti biasanya, termasuk prosesi memandikan anak yatim secara simbolis oleh bapak walikota,” tambah Akmal Khairi.
Tradisi Petang Megang sendiri merupakan warisan budaya masyarakat Melayu di Pekanbaru sebagai simbol penyucian diri secara lahir dan batin sebelum memasuki bulan puasa. Menurut Akmal Khairi, acara tersebut akan tetap dilaksanakan sesuai rencana meskipun dalam situasi pandemi Covid-19.