Wakil Menteri Pertanian Sudaryono melakukan kunjungan kerja ke Desa Binuang, Kabupaten Kampar, Riau, pada Senin (9/2/2026). Kunjungan ini dilakukan dalam rangka melakukan panen padi dan memastikan program swasembada pangan yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto berjalan optimal di daerah.
Sudaryono menegaskan bahwa kemandirian pangan merupakan pilar utama pertahanan bangsa dalam menghadapi situasi yang tidak menentu. Menurutnya, pemenuhan kebutuhan pangan dari dalam negeri adalah instruksi langsung dari Presiden untuk mengantisipasi potensi krisis maupun bencana di masa depan.
“Presiden Prabowo menekankan bahwa swasembada pangan adalah hal krusial. Kita tidak bisa memprediksi kapan bencana atau kesulitan datang, sehingga program ini harus menjadi penopang kekuatan bangsa,” ujar Sudaryono.
Kementerian Pertanian berkomitmen untuk mengawal produktivitas petani dengan mempermudah akses sarana produksi, termasuk ketersediaan pupuk, bantuan benih unggul, modernisasi alat mesin pertanian (alsintan), dan perbaikan sistem irigasi.
Sudaryono juga mendorong Provinsi Riau untuk memperkuat sektor pangan guna meningkatkan ketahanan daerah yang selama ini didominasi oleh sektor perkebunan.
Pj Bupati Kampar Ahmad Yuzar menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus berupaya menyukseskan agenda nasional tersebut. Di Desa Binuang, terdapat 224 petani yang tergabung dalam delapan kelompok tani yang menjadi motor penggerak produksi padi setempat.
Ahmad Yuzar menjelaskan bahwa Pemkab Kampar telah menyalurkan bantuan bibit untuk lahan seluas 256 hektar dan membangun jalan usaha tani sepanjang tahun 2025. Namun, ia mengakui adanya hambatan sosiologis dan teknis di lapangan, seperti keterbatasan lahan produktif dan anggaran daerah.
Keterbatasan akses air menyebabkan petani di Kampar rata-rata hanya mampu melakukan dua kali masa tanam dalam setahun. Ahmad Yuzar berharap adanya sinergi yang lebih kuat antara pemerintah pusat dan provinsi untuk membantu optimalisasi infrastruktur pengairan agar produktivitas lahan bisa ditingkatkan secara maksimal.