Ramadhini Putri Jofansa, seorang alumni Teknik Mesin Universitas Pertamina (UPER), telah memanfaatkan peluang karier yang terbuka dalam sektor energi dunia. Sejak tahun 2024, Dhini bekerja sebagai Associate Technical Professional di divisi Testing and Subsea di Halliburton, di mana ia berkolaborasi dengan profesional dari berbagai negara.

Menurut Ramadhini, kemampuan berbahasa asing, khususnya bahasa Inggris, bukan lagi sekadar nilai tambah, melainkan menjadi bekal dasar untuk bekerja di lingkungan global. Penguasaan bahasa asing lain juga dapat memperluas peluang karier dan memudahkan kolaborasi lintas negara.

Ramadhini menekankan pentingnya memiliki Growth Mindset di tengah perubahan industri energi yang terus berkembang. Menurutnya, kompetensi teknis perlu diimbangi dengan rasa ingin tahu dan kemauan untuk terus belajar. Setiap perubahan di industri energi merupakan kesempatan untuk terus belajar dan berkembang.

Selain itu, Ramadhini juga menyarankan untuk membangun profesionalisme sejak duduk di bangku kuliah. Menurutnya, kesiapan berkarir di perusahaan multinasional perlu dibangun sejak masa kuliah melalui proyek, kerja tim, dan pengalaman magang. Pengalaman tersebut akan memberikan gambaran nyata tentang dunia industri dan melatih untuk memahami tanggung jawab dan profesionalisme dalam bekerja.

Pjs Rektor Universitas Pertamina, Prof Dr technbDjoko Triyono MSi, mengatakan bahwa kebutuhan talenta terampil di industri energi perlu dijawab melalui proses pembelajaran yang menghubungkan pengetahuan akademik dengan kebutuhan nyata industri. Universitas Pertamina telah membekali mahasiswa dengan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri energi, pembelajaran berbasis proyek, serta program magang di ekosistem industri energi yang terintegrasi melalui Career Development Center (CDC) UPER.

Dengan bekal tersebut, lulusan Universitas Pertamina diharapkan menjadi talenta adaptif dan profesional yang siap berkontribusi di perusahaan nasional maupun multinasional. Melalui pengalaman Ramadhini dan dukungan dari universitas, generasi muda diharapkan dapat meniti karier yang sukses di sektor energi global.