Pemerintah Kota Pekanbaru mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan program pembangunan daerah, khususnya visi mewujudkan Pekanbaru Green City. Dukungan warga dinilai menjadi faktor penentu keberhasilan transformasi kota menuju lingkungan yang lebih hijau. Wakil Walikota Pekanbaru Markarius Anwar menyampaikan hal tersebut usai melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan di Masjid Nurul Huda, Jalan Ronggo Warsito, Kecamatan Sail, Kamis (26/2/2026) malam. Dalam kesempatan itu, ia didampingi oleh Pj Sekdako Ingot Ahmad Hutasuhut dan Plt Kepala Dinas Kominfotiksan Ardiansyah Eka Putra.

Markarius Anwar menyatakan, “Saat ini pemerintah sedang menjalankan program Pekanbaru Bersih atau Green City. Tentu agenda besar ini membutuhkan dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat.” Salah satu langkah konkret yang ditekankan adalah perubahan perilaku dalam menjaga kebersihan lingkungan. Markarius Anwar menegaskan bahwa kedisiplinan warga dalam membuang sampah pada tempatnya merupakan fondasi utama dari program ini. Tanpa kesadaran kolektif, target kota hijau akan sulit tercapai.

Sebagai bagian dari komitmen lingkungan, Pemko Pekanbaru kini tergabung dalam kerja sama regional Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT). Dalam forum tersebut, Pekanbaru memegang peran strategis dalam tiga pilar utama. Pertama, di bidang Lingkungan Hidup, terdapat pembentukan Lembaga Pengelola Sampah (LPS) yang melibatkan partisipasi langsung warga. Kedua, dalam sektor Transportasi, terdapat rencana pengoperasian 16 unit bus listrik dengan sistem Buy The Service (BTS) pada tahun 2026. Ketiga, di bidang Edukasi, terdapat penerapan program Green School di sekolah-sekolah melalui penghijauan dan penanaman tanaman produktif.

Terkait transportasi berkelanjutan, pengadaan bus listrik diharapkan mampu mengurangi emisi karbon di wilayah perkotaan. Sementara itu, pada sektor pendidikan, sekolah diinstruksikan untuk menggencarkan penanaman tanaman obat dan buah-buahan guna menciptakan ekosistem belajar yang asri. Markarius Anwar menyatakan, “Dengan mendorong penghijauan sejak di lingkungan sekolah, kita sedang membangun lingkungan yang tidak hanya nyaman, tetapi juga aman bagi generasi mendatang.”