Pemerintah Kota Surabaya menegaskan bahwa keputusan untuk memperpanjang masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di Surabaya telah melalui pertimbangan yang matang. Walikota Surabaya, Eri Cahyadi, mengatakan bahwa keputusan tersebut diambil berdasarkan data dan hasil evaluasi dari tim ahli yang menunjukkan peningkatan kasus Covid-19 di kota tersebut.

“Kami melihat perkembangan kasus Covid-19 yang terus meningkat dan melibatkan berbagai pihak dalam pengambilan keputusan ini,” ujar Eri Cahyadi dalam konferensi pers yang diselenggarakan di Balai Kota Surabaya pada hari ini, Selasa (20/7).

Pemerintah Kota Surabaya memutuskan untuk memperpanjang PPKM level 4 hingga 2 Agustus 2021. Keputusan ini diambil untuk menekan penyebaran virus corona yang semakin meluas di Surabaya. Dengan demikian, seluruh kegiatan masyarakat yang bersifat non-esensial akan tetap terbatas dan didorong untuk melakukan aktivitas di rumah.

Menurut data yang dihimpun, kasus positif Covid-19 di Surabaya terus mengalami peningkatan, baik dari segi jumlah kasus maupun tingkat keterisian rumah sakit. Hal ini menjadi pertimbangan utama dalam memperpanjang PPKM level 4 di kota tersebut.

Eri Cahyadi juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan. “Kami berharap seluruh masyarakat dapat mematuhi aturan yang ada demi keselamatan bersama. Kita harus bersatu dan bekerja sama untuk melawan pandemi ini,” tambahnya.

Sementara itu, warga Surabaya menyambut baik keputusan pemerintah untuk memperpanjang PPKM level 4. Mereka menyadari bahwa langkah tersebut diambil demi kebaikan bersama dan keselamatan masyarakat.

“Kami mendukung keputusan pemerintah untuk memperpanjang PPKM level 4. Kesehatan dan keselamatan kita semua adalah yang terpenting saat ini,” kata seorang warga Surabaya, Ani, saat ditemui di salah satu pusat perbelanjaan.