Program Balek Besamo 2026 yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Riau mendapat sambutan positif dari mahasiswa Riau di perantauan, khususnya di wilayah Jabodetabek. Kegiatan mudik bersama ini dinilai sangat membantu mahasiswa untuk pulang kampung menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H.
Menurut Ketua Himpunan Pelajar Mahasiswa Riau Jakarta, Adib Alfikri, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan untuk menyukseskan program Balek Besamo yang difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Riau. Langkah awal yang dilakukan adalah membentuk panitia pelaksana guna mempermudah proses pendataan mahasiswa yang akan mengikuti program mudik bersama.
Proses pendataan dilakukan secara teliti sesuai arahan dari Badan Penghubung Pemerintah Provinsi Riau agar tidak terjadi kesalahan dalam daftar peserta. Kuota yang diberikan oleh Pemprov Riau kepada Hipemari Jakarta cukup besar, sehingga diharapkan dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa Riau yang berada di wilayah Jabodetabek.
Adib menjelaskan bahwa pendataan dilakukan untuk menghindari double nama, sehingga kuota peserta dapat dimanfaatkan sebaik mungkin. Saat ini, sudah terkumpul 70 orang yang mendaftar untuk mengikuti program Balek Besamo.
Proses pendaftaran masih dibuka beberapa hari ke depan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa lain yang ingin ikut program tersebut. Batas akhir pendaftaran ditetapkan pada 9 Maret 2026 agar panitia memiliki waktu cukup untuk melakukan verifikasi data peserta.
Program Balek Besamo tidak hanya membantu mahasiswa pulang kampung, tetapi juga mempererat hubungan antar mahasiswa Riau yang sedang merantau di luar daerah. Selain itu, dapat menjadi momentum kebersamaan bagi mahasiswa Riau di perantauan untuk pulang bersama menuju kampung halaman.
Adib mengapresiasi perhatian yang diberikan oleh Pemprov Riau kepada mahasiswa daerah yang sedang menempuh pendidikan di luar provinsi. Ia berharap agar program pulang bersama ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya.