TOKYO – Atlet panjat tebing Indonesia, Aries Susanti Rahayu, berhasil memecahkan rekor dunia dalam nomor lomba speed climbing pada Kejuaraan Dunia Panjat Tebing IFSC 2019 di Hachioji, Jepang, Sabtu (17/8/2019).

Aries berhasil mencatatkan waktu 6,995 detik dalam nomor lomba speed climbing putri. Rekor sebelumnya dipegang oleh climber asal Polandia, Aleksandra Miroslaw, dengan catatan waktu 7,32 detik.

“Saya sangat senang bisa memecahkan rekor dunia di sini. Saya berlatih keras untuk bisa mencapai prestasi ini dan alhamdulillah berhasil,” ujar Aries kepada wartawan usai perlombaan.

Keberhasilan Aries ini juga membuatnya meraih medali emas dalam kejuaraan tersebut. Prestasi gemilang ini menambah daftar panjang pencapaian atlet panjat tebing Indonesia di kancah internasional.

Aries, yang akrab disapa ‘Spiderwoman’ oleh rekan-rekannya, juga berjanji akan terus berusaha untuk mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional melalui cabang olahraga panjat tebing.

Prestasi Aries ini juga mendapat apresiasi dari Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Marciano Norman. Marciano berharap prestasi Aries bisa menjadi inspirasi bagi atlet-atlet Indonesia lainnya untuk terus berjuang dan berprestasi di level internasional.

“Kami sangat bangga dengan pencapaian Aries ini. Semoga prestasinya menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda Indonesia untuk terus berusaha dan mengharumkan nama bangsa,” ujar Marciano.

Keberhasilan Aries ini menjadi angin segar bagi Indonesia, terutama dalam persiapan menghadapi ajang olahraga Asian Games 2022 di Tiongkok. Para atlet Indonesia diharapkan dapat mempersembahkan prestasi gemilang untuk negeri.