Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau secara resmi mengumumkan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit kemitraan swadaya untuk periode 1-15 April 2025. Pengumuman ini dilakukan selama dua pekan, mengikuti libur Lebaran Idulfitri 1446 Hijriah.

Dr. Defris Hatmaja, Kabid Pengolahan dan Pemasaran Disbun Riau, menjelaskan bahwa penetapan harga berlaku selama dua pekan karena tidak ada rapat tim akibat libur Lebaran. Harga TBS kemitraan swadaya mengalami kenaikan, dengan puncaknya terjadi pada kelompok umur 9 tahun sebesar Rp34,27/kg.

Menurut Defris, harga TBS petani naik menjadi Rp3.707,51/kg, dengan harga cangkang Rp29,33/kg. Kenaikan ini dipengaruhi oleh meningkatnya harga Crude Palm Oil (CPO) dan kernel. Indeks K yang digunakan adalah 92,72%, dengan kenaikan harga CPO Rp114,88/kg dan kernel Rp227,98/kg dibanding minggu sebelumnya.

Beberapa Pabrik Kelapa Sawit (PKS) tidak melakukan penjualan, sesuai dengan Permentan No. 01 Tahun 2018 Pasal 8 yang menetapkan penggunaan rata-rata tim untuk harga CPO dan kernel. Harga rata-rata CPO KPBN Rp15.064,00/kg, sedangkan kernel masih menggunakan harga minggu lalu, yaitu Rp13.275,00/kg.

Peningkatan harga ini merupakan hasil kolaborasi positif antara pemerintah, kejaksaan, dan stakeholder perkebunan. Defris menyatakan bahwa komitmen bersama ini akan meningkatkan pendapatan petani dan kesejahteraan masyarakat.

Berikut adalah daftar lengkap harga TBS Kemitraan Swadaya Riau untuk periode 1-15 April 2025: Umur 3 tahun Rp2.870,47/kg, Umur 4 tahun Rp3.201,74/kg, Umur 5 tahun Rp3.436,60/kg, Umur 6 tahun Rp3.569,11/kg, Umur 7 tahun Rp3.649,38/kg, Umur 8 tahun Rp3.693,60/kg, Umur 9 tahun Rp3.707,51/kg, Umur 10-20 tahun Rp3.668,64/kg, Umur 21 tahun Rp3.606,62/kg, Umur 22 tahun Rp3.535,29/kg, Umur 23 tahun Rp3.454,18/kg, Umur 24 tahun Rp3.392,76/kg, dan Umur 25 tahun Rp3.342,36/kg.