Kementerian Agama Kota Pekanbaru Memastikan Kelancaran UAN-PKPPS 2026 di Pesantren Salafiyah
Pekanbaru – Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru melakukan monitoring pelaksanaan Ujian Akhir Nasional Pendidikan Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah (UAN-PKPPS) Tahun 2026 guna memastikan ujian berjalan lancar dan tertib. Monitoring dilakukan langsung di Pondok Pesantren Ummu Sulaim dengan melibatkan Zulfa Hendri bersama tim dari Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren.
Sebanyak 60 santri mengikuti ujian di lokasi tersebut dengan sistem Computer Based Test (CBT) yang terbagi dalam dua ruang. Penerapan ujian berbasis digital ini menjadi bukti bahwa pesantren terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai keagamaan.
Zulfa Hendri mengapresiasi kesiapan fasilitas serta kemandirian para santri dalam mengikuti ujian berbasis komputer. Ia berharap seluruh peserta dapat menjalani ujian dengan lancar dan memperoleh hasil terbaik. Secara keseluruhan, sebanyak 1.090 santri dari 19 pondok pesantren salafiyah se-Kota Pekanbaru mengikuti UAN-PKPPS tahun ini.
Selain memastikan teknis pelaksanaan, kunjungan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara pemerintah dan lembaga pendidikan pesantren. Peran para kyai, ustadz, dan tenaga pendidik dinilai sangat penting dalam mencetak generasi yang tidak hanya berilmu, tetapi juga berakhlak.
Dengan sinergi antara Kemenag dan pesantren, pelaksanaan UAN-PKPPS 2026 di Pekanbaru diharapkan berjalan sukses serta mampu melahirkan lulusan yang kompeten dan berkarakter. Berdasarkan informasi yang diperoleh, ujian berbasis digital di Pesantren Salafiyah Ummu Sulaim diapresiasi sebagai langkah positif dalam menghadapi perkembangan teknologi di era digital.