Menko Polhukam Mahfud MD menyatakan bahwa pemerintah akan terus melakukan upaya untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan suci Ramadan. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan yang dapat mengganggu ibadah umat Muslim. Menko Polhukam juga menegaskan bahwa aparat keamanan akan meningkatkan kewaspadaan selama bulan Ramadan.
“Kita akan terus berupaya untuk menjaga keamanan selama bulan Ramadan agar umat Muslim dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan tenang. Aparat keamanan akan melakukan langkah-langkah preventif untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan,” ujar Menko Polhukam Mahfud MD dalam keterangan resminya.
Menko Polhukam juga menambahkan bahwa pemerintah akan bekerja sama dengan berbagai pihak terkait, termasuk organisasi masyarakat dan agama, untuk memastikan keamanan selama bulan Ramadan. Hal ini dilakukan sebagai bentuk sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
“Kerja sama antara pemerintah dan masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan selama bulan Ramadan. Kita akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait guna memastikan keamanan ibadah umat Muslim,” tambah Menko Polhukam.
Selain itu, Menko Polhukam juga mengimbau kepada seluruh umat Muslim untuk tetap waspada dan melaporkan jika menemui hal-hal yang mencurigakan selama bulan Ramadan. Hal ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan di berbagai tempat ibadah.
“Kepada seluruh umat Muslim, saya mengimbau untuk tetap waspada dan melaporkan jika menemui hal yang mencurigakan. Dengan demikian, kita dapat mencegah terjadinya gangguan keamanan selama bulan Ramadan,” tutup Menko Polhukam.