Kapolres Rokan Hilir Turun Langsung Cek Harga Sembako di Pasar Ujung Tanjung

WHAT: Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni, S.I.K., M.H., melakukan pengecekan harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Ujung Tanjung, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir menjelang bulan suci Ramadan.

WHO: Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kasat Reskrim Polres Rokan Hilir AKP I Putu Adi Juniwinata, S.Tr.K., S.I.K., M.Si., Kanit II Sat Reskrim IPDA Ivan Bayuaji Maulana, S.Tr.K., Camat Tanah Putih Muhammad Harizal, S.STP., Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pasar Muhammad Fauzi, S.IP., M.Si., M.H., serta Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Asrul, S.Sos.

WHEN: Kegiatan tersebut dilakukan pada Kamis, 12 Februari 2026, sekira pukul 08.00 Wib.

WHERE: Pengecekan dilakukan di Pasar Ujung Tanjung, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir.

WHY: Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan stok bahan pokok menjelang Ramadan, di mana permintaan masyarakat biasanya meningkat.

HOW: Dalam pengecekan tersebut, Kapolres bersama rombongan memantau secara langsung harga sejumlah komoditas penting seperti beras, gula, minyak goreng, daging, telur, sayur-mayur, ikan, hingga gas elpiji.

Berdasarkan hasil pengecekan, sebagian besar harga bahan pokok terpantau stabil dibandingkan hari sebelumnya. Namun, terdapat beberapa komoditas yang mengalami perubahan harga seperti daging ayam ras, bawang putih, cabai merah, cabai rawit, dan bawang perai campur.

Harga komoditas perikanan relatif stabil dengan sedikit kenaikan pada ikan tongkol dan ikan lele. Harga gas elpiji 3 kg dan 12 kg juga tetap stabil.

Kapolres Rokan Hilir menyampaikan bahwa pengawasan langsung ini merupakan bentuk kepedulian Polri dalam menjaga daya beli masyarakat serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif menjelang bulan suci Ramadan.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga menegaskan pentingnya menjaga harga bahan pokok tetap dalam batas wajar, stok mencukupi, serta mencegah praktik penimbunan atau permainan harga yang merugikan masyarakat.