Pemerintah Kota Surabaya kembali memperpanjang pembatasan sosial berskala besar (PSBB) hingga 28 Februari 2022. Keputusan ini diambil sebagai upaya untuk menekan penyebaran virus Covid-19 yang masih terus meningkat di wilayah tersebut.

“Kami melihat bahwa penyebaran virus masih terus terjadi, oleh karena itu kami memutuskan untuk memperpanjang PSBB hingga akhir bulan Februari,” kata Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, dalam keterangan resminya, Senin (31/1).

PSBB telah diberlakukan sejak pertengahan Januari lalu di Surabaya. Langkah ini diambil setelah kasus Covid-19 di kota tersebut mengalami lonjakan yang signifikan.

Wali Kota Surabaya juga menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil berdasarkan data dan rekomendasi dari tim ahli kesehatan. Hal ini dilakukan demi melindungi masyarakat dari penyebaran virus yang semakin masif.

Selama PSBB diberlakukan, aktivitas masyarakat akan dibatasi dan berbagai tempat umum seperti mal, restoran, dan tempat wisata akan ditutup sementara. Hanya layanan penting seperti rumah sakit, supermarket, dan apotek yang tetap beroperasi dengan protokol kesehatan ketat.

Meski demikian, Wali Kota Surabaya juga mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan agar bisa memutus rantai penyebaran virus. Ia juga meminta dukungan dan kerjasama semua pihak untuk bersama-sama melawan pandemi Covid-19 ini.

Pemerintah Kota Surabaya juga terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penerapan protokol kesehatan demi melindungi diri dan orang lain.