Puluhan warga di Desa Mekar Jaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menggelar aksi protes menolak pembangunan pabrik di wilayah mereka. Mereka menilai pembangunan pabrik tersebut akan merusak lingkungan dan kesehatan masyarakat setempat.

Aksi protes ini dipimpin oleh Ketua RT setempat, Budi Santoso, yang menegaskan bahwa warga Desa Mekar Jaya sudah sepakat untuk menolak pembangunan pabrik tersebut. “Kami khawatir dengan dampak yang akan ditimbulkan oleh pabrik tersebut, terutama terhadap kualitas udara dan air di sekitar wilayah kami,” ujar Budi.

Protes ini dilakukan pada hari Minggu (15/8) pagi, di depan kantor Pemerintah Kabupaten Bogor. Warga membawa spanduk bertuliskan “Tolak Pembangunan Pabrik di Desa Mekar Jaya” dan melakukan orasi sebagai bentuk ekspresi keberatan mereka terhadap rencana pembangunan pabrik tersebut.

Menurut informasi yang dihimpun, pembangunan pabrik ini direncanakan oleh PT Maju Sejahtera, perusahaan yang bergerak di bidang industri kimia. Proses perizinan pembangunan pabrik ini juga diketahui telah melalui proses yang cukup panjang, namun warga tetap bersikukuh menolaknya.

Sekretaris Perusahaan PT Maju Sejahtera, Andi Wijaya, menanggapi aksi protes warga dengan menyatakan bahwa pihaknya akan tetap melanjutkan rencana pembangunan pabrik sesuai dengan prosedur yang berlaku. “Kami akan tetap berkomitmen untuk mematuhi semua regulasi yang ada dalam pembangunan pabrik ini,” kata Andi.

Pemerintah Kabupaten Bogor sendiri belum memberikan tanggapan resmi terkait aksi protes warga ini. Namun, Kabid Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor, Siti Aisyah, menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi lebih lanjut terkait dampak lingkungan dari pembangunan pabrik yang direncanakan tersebut.

Hingga saat ini, aksi protes warga Desa Mekar Jaya terhadap pembangunan pabrik di wilayah mereka masih terus berlangsung. Warga berharap agar suara mereka dapat didengar dan pembangunan pabrik dapat dihentikan demi menjaga lingkungan dan kesehatan mereka.