Sebanyak 1000 warga di Desa Maju Jaya, Kabupaten Maju, mengalami banjir bandang akibat curah hujan yang tinggi pada Selasa malam. “Kami tidak bisa keluar rumah karena air sudah setinggi pinggang,” ujar salah seorang warga, Budi, kepada wartawan pada Rabu pagi.
Pemerintah setempat langsung melakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak banjir. Tim SAR dan relawan turut serta membantu proses evakuasi. “Kami berusaha semaksimal mungkin untuk menyelamatkan warga dan membawa mereka ke tempat yang lebih aman,” kata Kepala Desa Maju Jaya.
Banjir bandang ini juga menyebabkan rusaknya sejumlah rumah dan infrastruktur di sekitar desa. “Kami kehilangan sebagian besar barang-barang kami karena terbawa arus banjir,” ungkap Siti, seorang korban banjir.
Pusat Pengendalian Banjir Nasional (PPBN) mencatat bahwa curah hujan tinggi diprediksi akan terus berlangsung dalam beberapa hari ke depan. “Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan siap siaga menghadapi potensi banjir dan longsor,” kata Kepala PPBN.
Bantuan logistik mulai didistribusikan ke lokasi terdampak banjir untuk membantu warga yang membutuhkan. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban para korban banjir di Desa Maju Jaya,” ujar Ketua PMI setempat.
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan hujan akan terus mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari ke depan. “Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang,” kata Kepala BMKG.
Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai korban jiwa akibat banjir bandang di Desa Maju Jaya. Tim medis terus berjaga di lokasi evakuasi untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada warga yang membutuhkan.
Pemerintah setempat juga telah membentuk posko pengungsi dan posko kesehatan di desa tersebut. “Kami siap memberikan bantuan dan perlindungan kepada warga yang terdampak banjir,” kata Bupati Maju.
Proses evakuasi dan penanganan pasca banjir bandang terus dilakukan oleh pemerintah dan relawan. “Kami berharap situasi segera pulih dan warga dapat kembali ke rumah masing-masing dengan selamat,” tutup Kepala Desa Maju Jaya.