Pemko Pekanbaru mencatat capaian signifikan dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sepanjang tahun lalu. PAD dari sektor pajak berhasil menembus angka Rp1,2 triliun.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menyampaikan, lonjakan PAD tidak terlepas dari upaya memberikan kemudahan kepada masyarakat, salah satunya melalui kebijakan keringanan dan diskon Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Kebijakan tersebut justru mendorong peningkatan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak.

PAD mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Jika dibandingkan periode sebelumnya, PAD meningkat dari sekitar Rp800 miliar menjadi Rp1,2 triliun pada 2025,” katanya.

Selain itu, Pemko Pekanbaru juga melakukan pembenahan dalam sistem perizinan melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Proses perizinan dipermudah dan dipercepat guna meningkatkan minat masyarakat dan pelaku usaha dalam mengurus izin, termasuk Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Strategi digitalisasi pajak turut menjadi faktor penting dalam peningkatan PAD. Penerapan sistem berbasis elektronik, pemantauan secara waktu nyata, serta penguatan pengawasan terhadap wajib pajak mampu meningkatkan efektivitas pemungutan pajak daerah.

Kenaikan PAD ini juga memberikan dampak langsung terhadap pembangunan di Kota Pekanbaru. Pada tahun lalu, kami berhasil melakukan pengaspalan jalan sepanjang 42 kilometer, jauh melampaui target awal sepanjang 20 kilometer,” ungkap Agung.

Selain itu, berbagai program sosial juga dapat direalisasikan, seperti mengembalikan 1.300 anak putus sekolah ke bangku pendidikan serta pemberian bantuan bagi anak yang mengalami stunting. Pajak yang dibayarkan masyarakat harus memberikan manfaat nyata.

“Yang terpenting, pajak yang dibayarkan masyarakat harus dirasakan manfaatnya, seperti perbaikan jalan dan fasilitas umum,” ujar Agung.

Di sisi lain, Pemko Pekanbaru juga berhasil menyelesaikan kewajiban keuangan masa lalu yang mencapai ratusan miliar rupiah. Pengelolaan keuangan yang transparan, pengendalian berbasis data, serta efisiensi belanja daerah turut mendukung peningkatan kinerja aparatur sipil negara (ASN). Hal tersebut berdampak pada pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang dapat direalisasikan secara penuh sebagai bentuk apresiasi atas peningkatan kinerja ASN di lingkungan Pemko Pekanbaru.