Pemerintah Kota Bandung menegaskan bahwa kebijakan work from home (WFH) akan diperpanjang hingga akhir tahun ini. Hal ini disampaikan oleh Wali Kota Bandung, Oded M. Danial, dalam konferensi pers yang digelar pada hari Senin (15/11).
Oded menjelaskan bahwa kebijakan WFH diperpanjang sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 di Kota Bandung. Menurutnya, kebijakan ini diambil berdasarkan evaluasi perkembangan kasus Covid-19 di kota tersebut.
“Kami melihat bahwa jumlah kasus positif Covid-19 masih cukup tinggi, sehingga kami memutuskan untuk memperpanjang kebijakan WFH hingga akhir tahun ini,” kata Oded.
Selain itu, Oded juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Bandung untuk tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Menurutnya, hal ini sangat penting guna mencegah penyebaran virus yang semakin meningkat.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan secara rutin. Kita harus bersatu dalam memerangi virus ini,” tambahnya.
Meskipun kebijakan WFH diperpanjang, Oded menegaskan bahwa sektor ekonomi di Kota Bandung tetap akan berjalan. Namun, ia meminta agar perusahaan dan kantor-kantor untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.
“Sektor ekonomi tetap berjalan, namun kita harus tetap waspada dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Kesehatan masyarakat adalah prioritas utama kami,” ujarnya.
Selain itu, Oded juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Bandung akan terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap perkembangan kasus Covid-19. Ia berharap dengan adanya kebijakan ini, penyebaran virus bisa diminimalisir dan situasi kesehatan di Kota Bandung dapat terkendali.
“Kami akan terus memantau dan mengevaluasi perkembangan kasus Covid-19. Semoga dengan kebijakan ini, kita bisa melindungi masyarakat Kota Bandung dari bahaya virus yang terus mengintai,” tutup Oded.