Pemko Pekanbaru mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan memperkuat persatuan sebagai modal utama dalam pembangunan daerah. Keharmonisan sosial harus senantiasa dirawat di tengah keberagaman.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, Selasa (31/3/2026), menyatakan bahwa masyarakat diminta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah, serta tidak menjadikan perbedaan sebagai sumber konflik. Keberhasilan pembangunan tidak semata ditentukan oleh besarnya anggaran atau proyek fisik, tetapi oleh kekompakan dan persatuan warga.
Agung menekankan, “Jika masyarakat hidup rukun dan bersatu, berbagai tantangan pembangunan dapat diatasi secara bersama-sama.” Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.
Pemko Pekanbaru telah menghadirkan sistem Layanan Pengangkutan Sampah (LPS) guna menjamin pengelolaan sampah yang lebih tertib dan teratur. Dengan adanya layanan tersebut, masyarakat diharapkan dapat membuang sampah pada tempat yang telah disediakan, yaitu di depan rumah masing-masing.
Agung menegaskan, “Kebersihan Pekanbaru merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijaga secara kolektif.” Selain itu, pemko juga mendorong masyarakat untuk aktif dalam kegiatan penghijauan dengan menanam pohon di lingkungan sekitar.
Menurut Agung, setiap pohon yang ditanam merupakan bentuk investasi jangka panjang bagi keberlanjutan lingkungan dan kualitas hidup masyarakat. Dia juga mengajak warga untuk turut merawat taman-taman kota serta ruang terbuka hijau agar tetap terjaga fungsi dan keindahannya.
Melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, Agung optimistis dapat mewujudkan lingkungan yang bersih, asri, dan harmonis sebagai fondasi menuju kota yang maju dan berkelanjutan.