Dalam sebuah konferensi pers yang diadakan hari ini, Kepala Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) mengumumkan bahwa gempa bumi dengan kekuatan 6,2 skala Richter telah terjadi di wilayah Sulawesi Tengah pada pukul 14.00 WIB. Gempa ini diketahui berpusat di darat dengan kedalaman 10 kilometer.

BMKG juga menyampaikan bahwa gempa ini telah menyebabkan kerusakan yang cukup parah di beberapa wilayah di sekitar pusat gempa. Beberapa bangunan dan rumah warga dilaporkan roboh akibat getaran yang cukup kuat.

Kepala BMKG menjelaskan bahwa gempa ini juga dapat memicu potensi tsunami, namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai potensi tsunami yang terjadi. Masyarakat di sekitar pantai diimbau untuk tetap waspada dan siap siaga.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak gempa. Saat ini, tim SAR sedang melakukan pencarian dan pertolongan terhadap korban yang terperangkap di reruntuhan bangunan.

Kepala BPBD juga menambahkan bahwa pihaknya tengah melakukan pendataan untuk mengetahui jumlah korban dan kerusakan akibat gempa bumi tersebut. Bantuan logistik dan medis juga telah disiapkan untuk membantu korban.

Hingga saat ini, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa akibat gempa bumi ini. Namun, petugas terus berupaya untuk melakukan evakuasi dan pertolongan terhadap korban yang membutuhkan.

Pemerintah daerah setempat juga telah mengeluarkan instruksi kepada seluruh instansi terkait untuk memberikan bantuan dan dukungan kepada korban gempa bumi. Selain itu, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan dari petugas yang bertugas.

Pusat gempa bumi ini berada di wilayah yang rawan terjadi gempa, sehingga masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan siap menghadapi bencana alam. BMKG terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas gempa bumi di wilayah tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi dan penanganan korban gempa bumi masih terus dilakukan. Pihak berwenang terus berkoordinasi untuk memberikan bantuan dan perlindungan kepada korban yang membutuhkan. Semoga korban dapat segera mendapatkan pertolongan dan bantuan yang diperlukan.