Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor telah mengumumkan bahwa kasus positif Covid-19 di daerah tersebut terus mengalami peningkatan. “Kami terus memantau perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor. Saat ini, jumlah kasus positif sudah mencapai angka yang cukup tinggi,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, dr. Ahmad, dalam keterangan resminya, Senin (10/05).
Hingga saat ini, total kasus positif Covid-19 di Kabupaten Bogor mencapai 1.200 kasus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 800 orang telah dinyatakan sembuh, namun 400 orang lainnya masih dalam perawatan di berbagai rumah sakit. “Kami terus berupaya untuk menekan penyebaran virus ini dengan melakukan tracing dan testing secara masif,” tambah dr. Ahmad.
Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Bogor ini mulai meningkat sejak dua pekan terakhir. Banyak faktor yang menjadi penyebabnya, seperti kurangnya kesadaran masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan dan adanya klaster baru di beberapa perkantoran dan pusat perbelanjaan. “Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bogor untuk tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan agar kita dapat memutus mata rantai penyebaran virus ini,” ujar dr. Ahmad.
Pemerintah Kabupaten Bogor juga telah memperketat aturan dalam menjalani protokol kesehatan di tempat umum, seperti membatasi jumlah pengunjung di pusat perbelanjaan dan kantor pemerintahan. Selain itu, mereka juga menegaskan bahwa sanksi akan diberikan kepada pelanggar protokol kesehatan. “Kami tidak akan segan untuk memberikan sanksi kepada siapapun yang melanggar aturan yang telah ditetapkan. Kesehatan masyarakat adalah prioritas utama kami,” tegas dr. Ahmad.
Dalam upaya menekan penyebaran virus Covid-19, Pemerintah Kabupaten Bogor juga terus melakukan vaksinasi massal kepada seluruh masyarakat. Mereka berharap dengan adanya vaksinasi massal ini, angka kasus positif Covid-19 dapat ditekan dan masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti biasa dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.