Komisi III DPRD Riau meminta proses pembangunan Koperasi Desa Koperasi Merah Putih Desa Koto Tibun, Kecamatan Kampar Kabupaten Kampar, Riau di komplek lahan SMAN 2 Kampar dihentikan sementara. Kebijakan tersebut muncul menyusul aksi penolakan pihak sekolah dan siswa, karena dibangun di atas lapangan bola diareal sekolah. Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi III DPRD Riau, Edi Basri dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama berbagai pihak terkait pada Senin (23/2/2026) di ruang Komisi III DPRD Riau.
Aksi penolakan KDKMP yang merupakan program prioritas Presiden Prabowo karena dinilai merugikan pihak sekolah. Sejumlah pihak baik dari sekolah maupun masyarakat menilai dengan dibangunnya gerai koperasi di atas aset milik Pemprov Riau itu maka akan mengganggu aktivitas siswa. Kepala SMAN 2 Kampar, Syaiful Afrizon, menyatakan keberatannya terhadap pembangunan gerai KMP Desa Koto Tibun di lapangan sekolah.
Pihak sekolah sudah menawarkan beberapa opsi titik yang masih berada di kawasan sekolah kepada Kepala Desa Koto Tibun sebagai bentuk dukungan atas pembangunan KDKMP. Namun, tawaran tersebut ditolak dengan alasan lokasi tidak tepat. Proses pembangunan terus berlanjut di titik koordinat yang tepat berada di lapangan SMAN 2 Kampar, meskipun penolakan dari pihak sekolah.
Kepala BPKAD Riau membenarkan bahwa hingga saat ini belum ada izin pinjam pakai aset untuk pembangunan KMP di Desa Koto Tibun. Polemik terus berlanjut, tanpa adanya keputusan resmi terkait pembangunan tersebut. Pasintel Danramil Kampar, Dedi, mengaku terkejut dengan penolakan pembangunan KDKMP di SMAN 2 Kampar, mengingat sebelumnya sudah ada peresmian yang dihadiri oleh berbagai pihak terkait.
Ketua Komisi III DPRD Riau, Edi Basri, meminta pihak-pihak yang terlibat untuk menahan diri dan tidak menggunakan arogansi dalam menyelesaikan polemik ini. Edi Basri juga meminta proses pembangunan gerai KMP dihentikan sementara untuk pemeriksaan lebih lanjut. Tinjauan lapangan direncanakan akan dilakukan pada Kamis (26/2/2026) untuk menentukan dampak pembangunan terhadap proses pendidikan di SMAN 2 Kampar.
Wakil rakyat Dapil Kampar juga menekankan pentingnya mendukung program strategis Presiden RI Prabowo Subianto, namun tidak boleh mengorbankan kepentingan lainnya. Proses dialog dan penyelesaian polemik diharapkan dapat dilakukan dengan bijaksana untuk kepentingan bersama.