Seorang pejabat dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Bambang Brodjonegoro, menyatakan bahwa pemerintah akan segera mengumumkan kebijakan terkait pelaksanaan ujian nasional pada tahun ini. Keputusan tersebut diambil setelah pertimbangan yang matang terkait dengan kondisi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung.
“Kami akan segera mengumumkan kebijakan terkait pelaksanaan ujian nasional. Hal ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk tetap memberikan pendidikan yang berkualitas di tengah situasi yang tidak pasti akibat pandemi Covid-19,” ujar Bambang dalam keterangan resminya, Selasa (15/02).
Dikatakan bahwa kebijakan terkait pelaksanaan ujian nasional tersebut akan memperhatikan kondisi di lapangan dan memastikan keamanan serta kesehatan seluruh siswa yang akan mengikuti ujian tersebut.
“Kami tidak akan mengambil risiko yang dapat membahayakan keselamatan siswa. Kesehatan dan keamanan siswa merupakan prioritas utama dalam pelaksanaan ujian nasional tahun ini,” tambah Bambang.
Menurut Bambang, pemerintah juga tengah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk Kementerian Kesehatan dan satuan pendidikan di seluruh Indonesia untuk memastikan kelancaran pelaksanaan ujian nasional.
“Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan bahwa pelaksanaan ujian nasional berjalan dengan lancar dan sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku,” jelas Bambang.
Hingga saat ini, belum ada keputusan final terkait dengan pelaksanaan ujian nasional. Namun, pemerintah berjanji akan segera mengumumkan kebijakan tersebut dalam waktu dekat.
“Kami memahami kekhawatiran semua pihak terkait dengan pelaksanaan ujian nasional. Oleh karena itu, pemerintah akan segera mengumumkan kebijakan terkait hal ini agar semua pihak bisa mempersiapkan diri dengan baik,” tutup Bambang.