Beberapa lampu penerangan jalan umum (LPJU) di Jalan Jenderal Sudirman padam akibat pencurian kabel sumber listrik oleh orang tak dikenal (OTK). Hal ini terjadi di Kota Pekanbaru. Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru langsung turun ke lapangan untuk menyambungkan kembali kabel yang hilang agar penerangan di ruas jalan utama kembali normal dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat pada malam hari.
Plt Kepala Dishub Pekanbaru, Masykur Tarmizi, menyatakan bahwa aksi pencurian kabel LPJU bukan kali pertama terjadi. Dishub mengimbau masyarakat untuk menjaga fasilitas umum dan melaporkan aktivitas mencurigakan di sekitar instalasi LPJU. Selain itu, Dishub akan meningkatkan pengawasan dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mencegah kejadian serupa.
Dengan upaya perbaikan yang dilakukan, lampu-lampu yang padam akibat pencurian kabel kini telah kembali menyala, menjaga keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan di jalur padat seperti Jalan Sudirman. Tindakan tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa penerangan di area tersebut tetap optimal dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.
Pencurian kabel LPJU ini menimbulkan dampak yang cukup signifikan terhadap penerangan di Jalan Sudirman. Oleh karena itu, langkah cepat dari Dishub untuk memperbaiki masalah ini sangat diapresiasi oleh masyarakat yang menggunakan jalur tersebut. Dengan adanya perbaikan tersebut, diharapkan kejadian serupa tidak akan terulang di masa mendatang.
Aktivitas mencuri kabel LPJU telah menjadi permasalahan yang sering terjadi, dan hal ini menunjukkan pentingnya kerjasama antara pihak berwenang dan masyarakat dalam menjaga fasilitas umum. Dishub terus melakukan pemantauan dan tindakan preventif untuk mengurangi risiko pencurian kabel di wilayah tersebut.
Dengan adanya tindakan yang diambil oleh Dishub, diharapkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan di Jalan Sudirman dapat terus terjaga. Pihak terkait terus melakukan pemantauan dan tindakan preventif untuk mengurangi risiko pencurian kabel di wilayah tersebut. Keselamatan dan keamanan masyarakat menjadi prioritas utama dalam penanganan masalah ini.