Pertumbuhan olahraga padel di Kota Pekanbaru mulai menunjukkan perkembangan yang pesat. Hal ini tercermin dari meningkatnya jumlah lapangan padel yang tersedia serta minat masyarakat terhadap cabang olahraga tersebut. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Pekanbaru, Edward Riansyah, menyampaikan hal ini di lapangan Lapadella pada Sabtu (7/2/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Edward Riansyah menyatakan bahwa kehadiran Lapadella Court Padel diharapkan mampu menambah opsi lokasi penyelenggaraan kegiatan dan turnamen padel di Pekanbaru. Menurutnya, pertumbuhan padel di kota tersebut sudah semakin pesat. “Dengan hadirnya Lapadella Court Padel, kami berharap dapat menambah tempat dan lokasi pelaksanaan berbagai event padel sehingga semakin menarik minat masyarakat,” ujarnya.

Selain berdampak pada aktivitas olahraga masyarakat, peningkatan fasilitas olahraga di Kota Pekanbaru juga dapat menjadi potensi sport tourism yang mendukung sektor pariwisata daerah. “Penyelenggaraan turnamen padel yang bersifat terbuka atau open, sebagaimana disampaikan panitia,” kata Edu, sapaan akrab Edward Riansyah.

Edu juga mengungkapkan harapannya agar kepengurusan cabang olahraga padel dapat segera terbentuk secara resmi dan mendapat pengakuan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) ke depan. Dengan terbentuknya kepengurusan yang diakui KONI, padel berpotensi untuk ikut serta dalam ajang olahraga yang lebih besar, bahkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) di masa mendatang.

Saat ini, jumlah lapangan padel di Kota Pekanbaru telah mencapai lebih dari sepuluh lapangan. Kondisi ini diharapkan dapat menjadi modal penting dalam pembinaan atlet dan pengembangan olahraga padel secara berkelanjutan di Kota Pekanbaru.