Pemerintah Kabupaten Siak terus berupaya memperkuat kemandirian fiskal daerah melalui optimalisasi sektor minyak dan gas bumi (migas). Langkah ini dilakukan dengan mempererat koordinasi bersama Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) guna memastikan pemulihan kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Bumi Siak Pusako.

Bupati Siak Afni Zulkifli menggelar pertemuan khusus dengan Kepala SKK Migas Djoko Siswanto di Wisma Mulia, Jakarta, Jumat (20/2/2026) pagi. Diskusi tersebut difokuskan pada penguatan peran BSP sebagai salah satu tulang punggung Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Siak.

Afni menyatakan, “Pertemuan ini merupakan bagian dari ikhtiar kami untuk membawa progres besar bagi sektor migas di Siak. Kami ingin memastikan sektor ini tetap memberikan kontribusi maksimal bagi pembangunan daerah.” Afni dalam pertemuan tersebut didampingi Komisaris BSP Heriyanto dan Plt Direktur BSP Raihan.

Peran BSP sangat strategis mengingat adanya tren pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat ke daerah. Sebagai pemegang saham mayoritas di salah satu Wilayah Kerja (WK) migas produktif, Pemkab Siak memikul tanggung jawab besar untuk menjaga stabilitas produksi.

BSP menghadapi tantangan berat pada tahun 2024 akibat peristiwa congeal yang memicu kerugian hingga 14 juta dollar AS. Dampaknya, dividen yang disetorkan ke kas daerah pada tahun 2025 mengalami penurunan drastis. Namun, memasuki tahun 2026, kondisi perusahaan mulai menunjukkan tren positif atau rebound.

Afni menyebut, “Alhamdulillah, tahun ini BSP mulai bangkit. Kami memproyeksikan dividen tahun 2026 akan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.” Fokus utama pemerintah daerah saat ini adalah memastikan setiap kerja sama dan operasional migas menghasilkan output yang terukur.

Afni menegaskan pentingnya menjaga stabilitas bagi hasil demi kepentingan masyarakat luas di Negeri Istana. Mantan jurnalis ini optimistis, lewat koordinasi intensif dengan SKK Migas dan soliditas tim internal BSP, perusahaan daerah tersebut kini telah berada di jalur yang tepat untuk mendukung kemandirian finansial Kabupaten Siak.