Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, membuka Festival Kreatif Lipat Kain Season 3 di halaman Kantor Lurah Lipat Kain, pada Rabu (8/4/2026) dengan tema “Bersama Menjaga Budaya, Bangun Ekonomi Kreatif dengan Hati”. Festival ini dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, tokoh masyarakat, dan warga yang antusias.
Dalam sambutannya, Ahmad Yuzar mengapresiasi penyelenggaraan festival sebagai upaya nyata dalam melestarikan budaya lokal. Ia juga mengusulkan agar kegiatan ini dimasukkan dalam kalender event pariwisata daerah untuk digelar secara berkelanjutan. Menurutnya, festival ini tidak hanya sebagai ajang budaya, tetapi juga memberikan dampak ekonomi positif terutama dalam mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif di wilayah Kampar Kiri.
“Melalui kegiatan ini, kita berharap ekonomi kreatif masyarakat semakin berkembang dan mampu meningkatkan kesejahteraan warga,” ujar Ahmad Yuzar. Dukungan terhadap festival ini juga datang dari DPRD Kabupaten Kampar yang menilai kegiatan tersebut sebagai bukti komitmen pemerintah dalam mengembangkan potensi budaya dan ekonomi lokal.
Festival Lipat Kain diharapkan menjadi wadah strategis untuk melestarikan budaya sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat secara berkelanjutan. Ahmad Yuzar menilai festival ini sebagai langkah positif dalam memajukan sektor ekonomi kreatif di wilayah Kampar Kiri. Keberhasilan festival ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat setempat.
Selain sebagai ajang budaya, Festival Lipat Kain juga dianggap sebagai sarana untuk memperkenalkan potensi pariwisata daerah kepada masyarakat luas. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kampar Kiri dan mendukung pertumbuhan sektor pariwisata di daerah tersebut. Ahmad Yuzar berharap festival ini dapat terus digelar setiap tahun sebagai upaya nyata dalam melestarikan budaya lokal.
Kehadiran festival ini turut mendapat dukungan dari berbagai pihak yang menyambut positif upaya pemerintah daerah dalam mengembangkan sektor budaya dan ekonomi kreatif. Festival Lipat Kain dinilai sebagai langkah tepat dalam merangsang pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat melalui pemanfaatan potensi budaya yang ada. Ahmad Yuzar menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan stakeholder terkait dalam mengoptimalkan festival ini sebagai sarana pengembangan budaya dan ekonomi lokal.