Bupati Indragiri Hilir, Herman, turun langsung ke lokasi kebakaran di Pasar Bom, Kelurahan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, pada Minggu (12/4/2026). Tujuannya adalah untuk menyerahkan bantuan bagi para korban sekaligus memberikan penguatan moril. Didampingi Ketua TP-PKK Inhil dan jajaran pemerintah daerah, kedatangan Bupati tersebut merupakan bentuk komitmen pemulihan pascabencana di kawasan tersebut.

Kebakaran yang terjadi pada 8 April 2026 menghanguskan 84 bangunan dan merusak berat 17 bangunan lainnya, menurut data pemerintah kecamatan. Sebanyak 61 kepala keluarga atau sekitar 190 jiwa terdampak dan kehilangan tempat tinggal.

Bantuan yang disalurkan merupakan hasil sinergi berbagai pihak, termasuk BNPB, BPBD Provinsi Riau, BPBD Inhil, dan Dinas Sosial. Bantuan tersebut mencakup kebutuhan pangan, logistik darurat, perlengkapan hunian sementara, hingga paket kesehatan dan sandang bagi para korban. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Inhil juga menyalurkan dana tunai sebesar Rp168 juta melalui Baznas Inhil untuk membantu kebutuhan mendesak warga terdampak.

Bupati Herman menyampaikan rasa prihatin mendalam atas musibah tersebut dan mengajak seluruh elemen, termasuk dunia usaha, untuk ikut berkontribusi dalam proses pemulihan. Ia juga mengapresiasi kerja cepat BPBD, Dinas Sosial, serta para relawan yang terus melakukan penanganan di lapangan.

Pemkab Inhil menegaskan bahwa distribusi bantuan akan terus dipantau agar tepat sasaran bagi seluruh warga terdampak, sekaligus memastikan proses pemulihan berjalan berkelanjutan. Herman juga menekankan pentingnya kerjasama antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat untuk membantu korban bangkit kembali.