Bupati Kepulauan Meranti, Asmar, menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti pada Kamis (26/3/2026). Dalam laporan tersebut, ia menyoroti sejumlah capaian pembangunan daerah yang menunjukkan tren positif, terutama di sektor ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Rapat paripurna tersebut dihadiri oleh pimpinan dan anggota dewan, unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Asmar menegaskan bahwa LKPJ merupakan bentuk akuntabilitas pemerintah daerah kepada publik sekaligus bahan evaluasi terhadap pelaksanaan pemerintahan selama satu tahun anggaran. Ia juga mengapresiasi sinergi yang telah terjalin antara pemerintah daerah dan DPRD dalam mendukung pembangunan. “LKPJ ini tidak hanya sebagai laporan pertanggungjawaban, tetapi juga menjadi dasar evaluasi untuk meningkatkan kinerja pemerintahan ke depan,” ujarnya.

Berdasarkan data yang disampaikan, jumlah penduduk Kabupaten Kepulauan Meranti pada tahun 2025 tercatat sebanyak 212.416 jiwa, meningkat dibandingkan tahun 2021 yang berjumlah 209.580 jiwa, dengan rata-rata pertumbuhan 0,34 persen per tahun. Dari sisi sumber daya aparatur, jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah mencapai 3.998 orang, terdiri dari 2.659 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan 1.339 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Asmar juga memaparkan capaian indikator makro yang menunjukkan perbaikan signifikan. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 70,02 pada 2025 dari 69,64 pada tahun sebelumnya. Sementara itu, tingkat kemiskinan berhasil ditekan menjadi 20,51 persen, setelah sempat mengalami kenaikan pada 2024. Tingkat pengangguran juga mengalami penurunan menjadi 4,51 persen, lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional yang berada di angka 4,85 persen. Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kepulauan Meranti meningkat menjadi 3,62 persen pada 2025, naik dari 3,33 persen pada tahun sebelumnya.

Dari aspek keuangan daerah, realisasi pendapatan daerah mencapai lebih dari Rp991 miliar atau 81,51 persen dari target Rp1,2 triliun. Pendapatan Asli Daerah (PAD) terealisasi sekitar Rp111 miliar atau 42,17 persen dari target, sementara pendapatan transfer dari pemerintah pusat mencapai Rp824,71 miliar atau 93,35 persen. Untuk belanja daerah, realisasi tercatat sebesar Rp991 miliar atau 81,33 persen dari target, yang mencakup belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga, serta belanja transfer. Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun 2025 tercatat sebesar Rp2,66 miliar.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti juga meraih sejumlah penghargaan sepanjang 2025, di antaranya Universal Health Coverage (UHC) Award atas capaian kepesertaan jaminan kesehatan tertinggi di Provinsi Riau, serta apresiasi di bidang pendidikan melalui penghargaan bagi guru dan tenaga kependidikan. Menutup penyampaiannya, Asmar menegaskan bahwa berbagai capaian tersebut tidak terlepas dari kerja sama semua pihak. Ia juga mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang akan dijadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pembangunan di masa mendatang.