Pemerintah pusat meluncurkan program bantuan pangan tahun ini yang disalurkan secara serentak di seluruh Indonesia. Penyaluran bantuan pangan ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat dan membantu meringankan beban kebutuhan rumah tangga, terutama bagi penerima manfaat.
Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Perum Bulog Riau dan Kepulauan Riau (Kepri) Dani Satrio menyatakan harapannya terhadap program tersebut. “Program ini saya harapkan dapat mengurangi pengeluaran kebutuhan sehari-hari masyarakat. Sehingga, sisa anggaran dapat dialihkan untuk kebutuhan lain,” ujar Dani Satrio saat sambutan di Kantor Kecamatan Pekanbaru Kota pada Rabu (18/3/2026).
Bantuan pangan juga dianggap dapat menjaga stabilitas harga di pasaran, terutama untuk komoditas beras dan minyak goreng. Hal ini dikarenakan bantuan pangan mampu menekan permintaan masyarakat di pasar.
Di Kelurahan Kota Tinggi, Kecamatan Pekanbaru Kota, bantuan yang disalurkan mencapai sekitar 1.040 kilogram beras dan 208 liter minyak goreng. Sementara di Kelurahan Simpang Empat, bantuan yang diberikan sebanyak 240 kilogram beras dan 48 liter minyak goreng.
Dani Satrio menjelaskan bahwa setiap keluarga penerima manfaat mendapatkan 20 kilogram beras untuk dua bulan, dengan rincian 10 kilogram per bulan. Mereka juga menerima minyak goreng merek Minyakita sebanyak 4 liter untuk dua bulan, atau 2 liter per bulan.