DUMAI, SERANTAU MEDIA – Suara riuh antusiasme dan decak kagum memecah suasana di area Dumai Expo 2026 saat puluhan siswa mengerumuni sebuah stan yang tampak futuristik sekaligus edukatif. Di tengah hiruk-pikuk pameran, mata Aufa dan Hisyam, dua siswa SMA yang hadir siang itu, tampak berbinar tak lepas menatap pemateri yang menjelaskan tentang pengeboran migas dan dari perut bumi Riau.
Bagi mereka, industri hulu migas yang selama ini hanya terdengar sebagai deru mesin di kejauhan, kini tersaji nyata di depan mata melalui paparan komunikatif para narasumber PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) dan SKK Migas. Antusiasme keduanya mencerminkan dahaga intelektual generasi muda Dumai akan bagaimana “emas hitam” dikelola demi ketahanan energi bangsa.
Stan PHR dirancang melampaui sekadar ruang pameran; ia bertransformasi menjadi laboratorium edukasi. Sejak dibuka pada Senin, 27 April 2026, gelombang siswa dari SMAN 2 Dumai telah memadati area ini, disusul oleh rombongan SMAN 1 Dumai pada Rabu, 29 April 2026 yang tak kalah bersemangat menggali informasi tentang proses eksplorasi dan produksi. Edukasi ini terus berlanjut hingga Kamis, 30 April 2026, dengan kunjungan dari para siswa SMKN 2 Dumai.
Muhamad Arsyad S.Pd guru yang turut mendampingi para siswa dari SMAN 1 Dumai, mengungkapkan bahwa pengalaman langsung seperti ini memberikan perspektif yang jauh lebih kaya dibandingkan sekadar teori di bangku sekolah. Menurutnya, kegiatan ini secara nyata menambah wawasan para siswa mengenai bagaimana PHR beroperasi secara profesional dan berkelanjutan. “Pengetahuan baru tentang industri migas ini diharapkan mampu memantik cita-cita para putra daerah untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga aktor utama dalam menjaga ketahanan energi nasional di masa depan,” kata dia.
Agenda di stan PHR tidak berhenti pada edukasi energi saja. Sebagai bentuk komitmen dalam melestarikan kearifan lokal yang bersanding harmonis dengan industri modern, PHR menggelar demonstrasi membatik dari kelompok binaan Pembatik di PKK Kota Dumai pada 2 Mei 2026. Masyarakat pun antusias untuk ikut belajar membatik di stan PHR tersebut.
Perpaduan antara teknologi hulu migas yang canggih dengan kelembutan seni membatik ini menjadi simbol bahwa PHR tumbuh bersama masyarakat dan budaya Riau. “Melalui pendekatan yang edukatif dan interaktif ini, PHR tidak hanya sedang memamerkan keberhasilan operasional, tetapi juga sedang menanam benih harapan dan kebanggaan di hati setiap pengunjung yang hadir di Dumai Expo 2026,” ujar Corporate Secretary PHR, Eviyanti Rofraida.
Walikota Dumai, H Paisal SKM MARS bersama isteri yang merupakan Ketua PKK Kota Dumai, Leni Ramaini mengunjungi stan PHR di Dumai Expo. Ia melihat langsung paparan visual mengenai industri hulu migas hingga kontribusi PHR di kontribusi perusahaan lewat program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). “Kami apresiasi stan PHR yang edukatif ini, ada produk UMKM binaan PHR dari Dumai juga,” ujarnya.
Pada helatan ini, booth PHR tersebut didaulat menjadi booth terbaik Dumai Expo 2026. PHR juga diberikan penghargaan oleh Walikota Dumai sebagai salah satu sponsor utama dalam pagelaran bersempena Hari Jadi Kota Dumai ke 27 tahun tersebut. Dumai Expo 2026 merupakan ajang pameran tahunan yang digelar Pemerintah Kota Dumai. Acara yang berlangsung dari 25 April hingga 3 Mei 2026 ini berfokus pada promosi potensi daerah, kuliner, budaya, dan penguatan UMKM. Ratusan tenant ikut meramaikan acara ini sebagai penggerak ekonomi lokal.