Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di Provinsi Riau hari ini akan didominasi kondisi berawan dengan potensi hujan ringan hingga lebat di beberapa wilayah. Masyarakat diimbau waspada terhadap potensi hujan disertai petir dan angin kencang pada sore hingga dini hari.

Pagi hari ini, sejumlah wilayah di Riau dilaporkan mengalami udara kabur hingga berawan dengan hujan ringan hingga sedang di beberapa kabupaten, meliputi Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Kampar, Kabupaten Kuantan Singingi, Kabupaten Pelalawan, dan Kabupaten Indragiri Hilir.

Memasuki siang hari, cuaca diperkirakan cerah berawan hingga berawan dengan potensi hujan ringan di wilayah Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Siak, dan Kabupaten Pelalawan. Pada sore dan malam hari, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprediksi terjadi di sebagian besar wilayah Riau.

Peringatan dini dikeluarkan untuk waspada terhadap hujan lebat disertai petir dan angin kencang yang berpotensi terjadi di beberapa daerah. Memasuki Jumat (4/4/2025) dini hari, cuaca diperkirakan masih berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang di beberapa wilayah, termasuk Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Kampar, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Indragiri Hilir, dan Kota Dumai.

BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. “Kami terus memantau perkembangan cuaca di Riau dan mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara tiba-tiba,” kata Kepala BMKG Riau, Bambang Sukoco.

Bambang Sukoco menambahkan, “Kami selalu siap memberikan informasi terkini terkait prakiraan cuaca kepada masyarakat agar dapat mempersiapkan diri dengan baik dalam menghadapi kondisi cuaca yang mungkin ekstrem.” Selain itu, BMKG juga menyediakan layanan informasi cuaca melalui aplikasi mobile dan situs web resmi BMKG.

Dalam situasi cuaca seperti ini, BMKG menghimbau masyarakat untuk tidak panik namun tetap waspada. “Kami selalu siap memberikan informasi yang akurat dan terpercaya agar masyarakat dapat mengambil langkah yang tepat dalam menghadapi cuaca ekstrem,” tutup Bambang Sukoco.