Suasana religius dan penuh kekhusyukan terasa di lingkungan SMPN 1 Tanah Merah Kecamatan Tanah Merah saat para siswa mengikuti rangkaian kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan. Kegiatan ini menghadirkan pemateri dari Kantor KUA Kecamatan Tanah Merah, Muhammad Yusuf, S.Th.I, yang memberikan bimbingan serta penjelasan secara terperinci mengenai tata cara penyelenggaraan jenazah sesuai syariat Islam. Pada Kamis, (12-03-26).

Muhammad Yusuf, S.Th.I, menjelaskan setiap tahapan penting dalam penyelenggaraan jenazah, mulai dari memandikan jenazah, mengkafani, menyalatkan hingga proses pemakaman. Kegiatan Pesantren Kilat ini menjadi sarana bagi siswa untuk memperoleh pengetahuan baru dan pelajaran berharga tentang nilai kepedulian, tanggung jawab, serta kesadaran bahwa setiap manusia pada akhirnya akan kembali kepada Sang Pencipta.

Di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, pembelajaran tersebut menjadi pengingat penting tentang kewajiban sesama muslim dalam melaksanakan fardhu kifayah. H. M. Syamsi SPd, Kepala SMPN 1 Tanah Merah, menyampaikan bahwa kegiatan praktik penyelenggaraan jenazah sangat penting diberikan kepada para siswa. Menurut beliau, tidak semua orang memiliki kemampuan maupun kesiapan untuk melaksanakan kewajiban tersebut di tengah masyarakat.

Muhammad Rusyanda, salah seorang siswa, mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiannya dapat mengikuti pembelajaran tersebut. Ia mengaku mendapatkan ilmu baru yang sangat bermanfaat untuk masa depan. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Pesantren Kilat Ramadhan yang dilaksanakan oleh SMPN 1 Tanah Merah sebagai upaya menanamkan nilai-nilai religius dan membentuk karakter siswa yang peduli terhadap kehidupan sosial di masyarakat.

Pihak sekolah juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pengurus Rohis serta seluruh majelis guru yang telah bekerja sama menyukseskan kegiatan tersebut. Berkat kebersamaan dan semangat gotong royong, kegiatan Pesantren Kilat dapat berjalan dengan lancar dan penuh manfaat. Ke depan, pihak sekolah berharap kegiatan keagamaan seperti ini dapat terus ditingkatkan melalui evaluasi dan refleksi bersama, sehingga pendidikan karakter religius bagi para siswa semakin kuat dan memberikan dampak positif bagi kehidupan mereka di masa mendatang.