Basarnas Kelas A Pekanbaru telah mengoperasikan satu unit kapal cepat Rigid Buoyancy Boat (RBB) di wilayah kerja Pos SAR Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir pada Selasa (10/2/2026). Peresmian tersebut dilakukan bersamaan dengan peluncuran operasional Pos SAR Tembilahan guna mempercepat respons darurat di wilayah perairan tersebut.
Kepala Basarnas Pekanbaru, Budi Cahyadi, menjelaskan bahwa kapal baru ini memiliki panjang 12,8 meter dan lebar 3,8 meter. Dengan dua mesin bertenaga 300 Horse Power (HP) each, kapal ini dirancang untuk melakukan manuver taktis di perairan terbuka. Menurut Budi Cahyadi, kapal tersebut mampu membawa delapan orang yang terdiri dari kru dan personel penyelamat, serta didesain untuk mendukung misi kemanusiaan, terutama operasi pencarian dan pertolongan di laut.
Budi Cahyadi menambahkan bahwa keberadaan RBB akan difokuskan pada upaya evakuasi korban serta respons cepat terhadap kecelakaan kapal. Hal ini disebabkan karakteristik wilayah Indragiri Hilir yang didominasi perairan membutuhkan armada yang mampu bergerak lincah namun tetap stabil dalam kondisi gelombang tertentu.
Dengan kehadiran fasilitas ini, Basarnas berharap kendala geografis dalam penanganan situasi darurat dapat diminimalisasi. Budi Cahyadi juga berharap bahwa kemampuan dan kecepatan respons Pos SAR Tembilahan dalam menangani kedaruratan di perairan bisa semakin optimal dan maksimal. (Bil)
Editor: Nab