Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Riau Ninno Wastikasari memerintahkan seluruh jajaran untuk mempercepat pencapaian target pendapatan daerah. Optimalisasi penerimaan negara di level regional dianggap sebagai instrumen penting untuk menjamin kelangsungan pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur di Riau. Instruksi tersebut disampaikan oleh Ninno Wastikasari saat memimpin apel gabungan perdana di lingkungan Bapenda Riau pada Senin (2/2/2026).

Menurut Ninno Wastikasari, setiap komponen dalam struktur organisasi, termasuk pejabat struktural, fungsional, dan staf teknis, memiliki tanggung jawab strategis yang saling terkait. Dia menekankan bahwa efektivitas penagihan dan pengelolaan pajak daerah akan berdampak langsung pada kualitas layanan yang diterima masyarakat. “Seluruh jajaran di Bapenda Riau memiliki peran penting. Kinerja kita adalah dasar bagi pembangunan dan layanan publik yang lebih baik bagi masyarakat Riau,” kata Ninno Wastikasari.

Dalam arahannya, Ninno Wastikasari juga menyoroti pentingnya penguatan disiplin dan sinergi lintas bidang. Dia berharap tidak ada ego sektoral yang menghambat pencapaian target yang telah ditetapkan dalam APBD. Komitmen kolektif untuk bekerja sesuai dengan regulasi dan tugas pokok fungsi menjadi syarat mutlak dalam mencapai hasil maksimal. “Mari kita jalankan amanah pimpinan ini dengan integritas tinggi dan kepatuhan penuh terhadap aturan yang berlaku,” tambahnya.

Sebagai langkah konkret, Ninno Wastikasari berencana melakukan inspeksi mendadak dan kunjungan kerja berkala ke berbagai unit pelayanan teknis (UPT) di wilayah kerja Bapenda. Langkah ini diambil untuk memastikan proses birokrasi di lapangan berjalan transparan sekaligus menyerap aspirasi dari petugas garda terdepan. Pemantauan langsung ke lapangan diharapkan dapat memetakan kendala teknis secara nyata, sehingga kebijakan yang diambil ke depan dapat lebih presisi dalam meningkatkan performa pendapatan daerah Riau. (Bil)