Dua jembatan darurat di Kecamatan Palembayan, Sumatera Barat, hanyut akibat curah hujan tinggi pada Rabu (11/2) malam. Hal ini disampaikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam.

BPBD Kabupaten Agam menyatakan bahwa jembatan-jembatan tersebut hanyut dibawa arus Sungai Batang Nanggang. Kejadian ini menjadi dampak dari curah hujan tinggi yang terjadi di wilayah tersebut.

Kepala BPBD Kabupaten Agam, Yuliandri, mengatakan bahwa hujan deras yang terjadi sejak malam menyebabkan debit air Sungai Batang Nanggang meningkat secara signifikan. Hal ini menyebabkan dua jembatan darurat tidak mampu menahan tekanan air yang tinggi.

Yuliandri menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk menangani dampak dari hanyutnya dua jembatan darurat tersebut. Langkah-langkah penanganan darurat juga telah diambil untuk mengatasi situasi ini.

Menurut Yuliandri, hujan deras yang terjadi di sekitar wilayah Sungai Batang Nanggang juga telah menyebabkan sejumlah titik banjir di beberapa lokasi di Kecamatan Palembayan. BPBD terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kondisi cuaca dan sungai di wilayah tersebut.

Sementara itu, warga sekitar Sungai Batang Nanggang diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya banjir dan hanyutnya jembatan-jembatan darurat. Mereka diminta untuk mengikuti arahan dari petugas yang bertugas di lapangan.

Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai korban jiwa akibat hanyutnya dua jembatan darurat tersebut. BPBD terus melakukan pemantauan dan penanganan terhadap situasi di lapangan untuk mencegah terjadinya kerugian lebih lanjut.

Pemerintah setempat juga telah menyiagakan tim reaksi cepat untuk mengatasi dampak dari curah hujan tinggi dan hanyutnya dua jembatan darurat di Kecamatan Palembayan. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan waspada menghadapi situasi ini.