Selebgram Azizah Salsha mulai mempertimbangkan untuk memaafkan Adimas Firdaus alias Resbob dan adiknya, Muhammad Jannah alias Bigmo, dalam kasus pencemaran nama baik yang menimpa dirinya. Azizah menyampaikan bahwa ia membuka peluang untuk menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan, bahkan tidak menutup kemungkinan untuk mencabut laporan polisi. Hal ini disampaikan Azizah pada Minggu (5/4) lalu.
Azizah mengatakan bahwa pertimbangan utama untuk berdamai adalah sikap serius yang ditunjukkan Resbob dan Bigmo. Keduanya selama ini berupaya meminta maaf melalui perantara teman-teman dekat Azizah. Bahkan, ibu dari Resbob dan Bigmo juga menunjukkan niat baik agar kedua putranya diterima permintaan maafnya. “Yang paling penting bagi aku adalah iktikad baik mereka. Selama ada niat tersebut, aku tidak akan ragu untuk memaafkan,” tambahnya.
Kasus ini bermula pada Agustus 2025, ketika Azizah melaporkan akun media sosial Resbob dan Bigmo karena dugaan penyebaran fitnah yang merugikan nama baiknya. Berdasarkan laporan tersebut, Bareskrim Polri menetapkan keduanya sebagai tersangka atas kasus pencemaran nama baik.
Seiring proses hukum berjalan, Bigmo telah mengambil langkah proaktif dengan mengunggah video klarifikasi dan permintaan maaf terbuka pada akhir Maret 2026. Dalam video itu, ia menegaskan penyesalan atas ucapannya sebelumnya yang tidak sesuai fakta, sekaligus meminta maaf kepada Azizah dan keluarganya.
Azizah menuturkan harapannya agar kasus ini segera menemui titik terang. “Hopefully ya kita semua baik-baik saja. Biar urusannya cepat kelar, selesai,” ujarnya.
Dengan adanya iktikad baik dari pihak Resbob dan Bigmo, serta dukungan keluarga mereka, Azizah berharap proses penyelesaian secara kekeluargaan dapat berjalan lancar. Langkah ini juga dianggapnya sebagai cara untuk menutup babak panjang masalah hukum dengan pendekatan yang lebih manusiawi dan damai.