Aktor Ari Wibowo membantah kabar pernikahan dengan Clara Oktavia yang beredar melalui video viral. Ari menyatakan bahwa video tersebut merupakan hasil rekayasa menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan tidak benar adanya. Isu pernikahan tersebut ia sebut sebagai hoaks yang menyesatkan publik.
Ari telah melaporkan akun yang pertama kali menyebarkan konten palsu tersebut. Ia menyoroti penyalahgunaan teknologi AI yang semakin meresahkan. Meski demikian, Ari merespons isu tersebut dengan santai dan bahkan berseloroh dengan “mendoakan” pasangan fiktif dalam video agar bahagia di dunia maya.
Dalam klarifikasinya, Ari juga menyampaikan permintaan maaf kepada Clara Oktavia atas nama yang ikut terseret dalam kabar tidak benar tersebut. Ia berharap masyarakat menjadi lebih bijak dalam menyaring informasi, terutama yang beredar di media sosial.
Kabar pernikahan Ari Wibowo dengan Clara Oktavia ternyata hanya hoaks yang disebarkan melalui video rekayasa AI. Aktor tersebut menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar dan telah mengambil langkah hukum terkait penyebaran konten palsu tersebut.
Ari Wibowo menegaskan bahwa ia tidak menikah lagi dengan Clara Oktavia seperti yang dikabarkan melalui video viral. Ia meminta publik untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi dengan baik.
Dalam klarifikasinya, Ari Wibowo menegaskan bahwa kabar pernikahan tersebut hanya hoaks belaka dan tidak benar adanya. Ia mengecam penyalahgunaan teknologi AI yang digunakan untuk menyebarkan informasi palsu yang menyesatkan.
Ari juga menyampaikan permintaan maaf kepada Clara Oktavia atas nama yang ikut terseret dalam kabar tidak benar tersebut. Ia berharap agar masyarakat lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial dan tidak mudah terprovokasi oleh konten palsu.
Aktor Ari Wibowo membantah kabar pernikahan dengan Clara Oktavia yang beredar melalui video viral. Ari menyatakan bahwa video tersebut merupakan hasil rekayasa menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan tidak benar adanya. Isu pernikahan tersebut ia sebut sebagai hoaks yang menyesatkan publik.