Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Berdampak Universitas Riau (Unri) Tahun 2026 telah melakukan upaya untuk memperkuat ketahanan pangan di tingkat rumah tangga dengan memperkenalkan Budidaya Ikan dalam Ember (Budikdamber) kepada masyarakat Desa Teluk Papal, Kecamatan Bantan, pada Selasa (14/7/2026). Program ini merupakan bagian dari pengabdian mahasiswa yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui inovasi sederhana.
Budikdamber merupakan metode budidaya praktis yang diharapkan dapat menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga dan membuka peluang usaha rumahan yang ekonomis. Ketua Kelompok Kukerta Desa Teluk Papal, Firman Harisyandi, menyatakan bahwa Budikdamber tidak memerlukan biaya besar dan memungkinkan masyarakat menanam sayuran seperti kangkung dalam satu wadah bersama dengan budidaya ikan konsumsi.
Dalam praktiknya, mahasiswa dan Dosen Pembimbing Lapangan Fajriani Ananda melakukan demonstrasi proses pembuatan Budikdamber, mulai dari persiapan ember hingga penanaman bibit kangkung dan ikan lele. Seluruh peralatan yang digunakan mudah diperoleh dengan biaya relatif murah, sehingga masyarakat dapat mengadopsi metode ini secara mandiri tanpa lahan yang luas.
Pelatihan Budikdamber di Desa Teluk Papal berlangsung interaktif dengan partisipasi aktif dari warga. Mereka antusias dalam mengikuti praktik dan berdiskusi mengenai teknik pemeliharaan ikan, pemberian pakan, pengelolaan kualitas air, serta cara mengantisipasi penyakit ikan untuk hasil budidaya yang optimal.
Penjabat Kepala Desa Teluk Papal, Juniarto, mengapresiasi inovasi Budikdamber yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan desa. Ia berharap ilmu yang dibagikan oleh mahasiswa dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Teluk Papal.
Dosen Pembimbing Lapangan, Fajriani Ananda, mendorong agar program Budikdamber tidak hanya berhenti sebagai program sosialisasi selama Kukerta, tetapi terus dikembangkan oleh masyarakat sebagai alternatif usaha produktif. Kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan dapat menghasilkan lebih banyak inovasi berbasis potensi lokal untuk kemandirian pangan dan kesejahteraan keluarga.
Keberadaan mahasiswa Kukerta Berdampak Universitas Riau diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam membangun desa yang mandiri, produktif, dan berkelanjutan melalui program Budikdamber. Semoga upaya ini dapat menjadi langkah awal dalam lahirnya lebih banyak inovasi yang mendukung ketahanan pangan masyarakat desa.