Audisi Umum PB Djarum 2026 regional Pekanbaru telah berakhir pada Minggu (12/7/2026), di mana 15 pebulutangkis muda berhasil meraih Super Tiket dan berhak melanjutkan seleksi ke tahap karantina di Kudus, Jawa Tengah. Ajang pencarian bakat ini diikuti ratusan atlet muda dari berbagai daerah, dengan persaingan pada kategori U-11, KU-11, dan KU-12, baik putra maupun putri.
Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation sekaligus Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin, mengapresiasi kualitas peserta yang tinggi, terutama dari Pulau Sumatera. Menurutnya, Sumatera terus menunjukkan potensi besar dalam melahirkan atlet bulutangkis berbakat yang diharapkan mampu menjaga prestasi Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.
Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum 2026, Sigit Budiarto, mengungkapkan bahwa pihaknya menemukan sejumlah talenta potensial, termasuk beberapa atlet kidal yang dinilai memiliki prospek cerah. Ke-15 atlet yang lolos akan mengikuti program karantina selama empat pekan di Kudus bersama peserta terbaik dari Makassar dan Kudus sebelum menjadi bagian dari PB Djarum.
Dari Riau, beberapa atlet berhasil meraih Super Tiket, di antaranya Iffa Hamda Sakhia dari Permata Perawang Siak dan Jayden Octave Tiolando dari PB Fantasi Siak. Selain itu, atlet Riau lainnya yang turut lolos adalah Bellvania Safistika Sheila Mahaeswari dari Jelang Fajar Badminton Class Pekanbaru, Nathan Alfariqi Aldyhara dari Pratama Club Riau Pekanbaru, serta Alvaro Wiryawan Andito dari Angkasa Prestasi Gemilang Pekanbaru.
Super Tiket juga diraih oleh pebulutangkis muda dari Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Kepulauan Riau, Banten, dan Jawa Barat. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa Pulau Sumatera terus melahirkan bibit-bibit unggul bulutangkis Indonesia yang berpotensi bersaing di level nasional hingga internasional melalui pembinaan berkelanjutan di PB Djarum.