Pada hari Rabu, 10 Februari 2021, Kementerian Kesehatan RI mengumumkan penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 5.000 kasus. Jumlah tersebut merupakan jumlah tertinggi sejak pandemi Covid-19 melanda Indonesia.

Menurut Juru Bicara Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmizi, peningkatan jumlah kasus positif ini disebabkan oleh tingginya mobilitas masyarakat selama libur panjang akhir tahun. “Kami mengimbau masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan demi memutus rantai penularan virus,” ujarnya.

Dari total kasus positif tersebut, sebanyak 3.000 kasus terjadi di Jakarta dan sekitarnya. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan upaya penanganan dan pengendalian Covid-19 di ibu kota.

Sementara itu, kasus positif juga terus meningkat di beberapa daerah lain, seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Pemerintah daerah setempat pun telah mengambil langkah-langkah untuk menekan penyebaran virus, termasuk dengan memperketat protokol kesehatan.

Dalam upaya mengendalikan penyebaran virus, pemerintah juga telah mempercepat program vaksinasi. Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengatakan bahwa pemerintah berencana untuk segera memvaksin seluruh masyarakat Indonesia dalam waktu yang cukup singkat.

Meskipun demikian, dr. Siti Nadia Tarmizi menegaskan bahwa vaksinasi bukan satu-satunya solusi untuk mengatasi pandemi Covid-19. Masyarakat tetap diimbau untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan guna memutus mata rantai penularan virus.

Hingga saat ini, total kasus positif Covid-19 di Indonesia mencapai angka 1 juta kasus. Pemerintah terus berupaya untuk menekan penyebaran virus dan menjaga keselamatan masyarakat dari ancaman pandemi ini.