Pemerintah Kota Jakarta Barat meluncurkan program vaksinasi massal COVID-19 di Balai Kota pada hari Senin (10/05). Program vaksinasi ini ditujukan untuk masyarakat umum yang berusia di atas 18 tahun. Hal ini sebagai upaya untuk mempercepat penanganan pandemi COVID-19 di wilayah Jakarta Barat.
Kepala Dinas Kesehatan Jakarta Barat, dr. Siti Aisyah, mengatakan bahwa program vaksinasi massal ini merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam menekan penyebaran virus corona. “Kami berharap dengan adanya program vaksinasi massal ini, akan semakin banyak masyarakat yang divaksin sehingga kekebalan tubuh mereka terhadap virus corona semakin kuat,” ujarnya.
Vaksinasi massal ini akan dilaksanakan selama satu bulan ke depan di Balai Kota Jakarta Barat. Warga yang ingin divaksin dapat mendaftar melalui aplikasi peduliLindungi atau datang langsung ke tempat vaksinasi. “Kami sudah menyiapkan tim medis yang akan membantu proses vaksinasi agar berjalan lancar dan aman,” tambah dr. Siti Aisyah.
Menurut data yang dihimpun, sebanyak 500 dosis vaksin COVID-19 telah disiapkan untuk program vaksinasi massal ini. Warga yang telah menerima vaksin pertama akan dijadwalkan untuk menerima vaksin kedua setelah periode yang ditentukan. “Kami mengimbau kepada masyarakat Jakarta Barat untuk aktif dalam program vaksinasi ini agar kita semua bisa segera melawan pandemi COVID-19 bersama-sama,” kata dr. Siti Aisyah.
Program vaksinasi massal ini mendapat dukungan penuh dari Wali Kota Jakarta Barat, Rustam Effendi. Beliau menegaskan pentingnya vaksinasi dalam melindungi diri dan keluarga dari virus corona. “Saya mengajak seluruh warga Jakarta Barat untuk ikut serta dalam program vaksinasi massal ini demi kesehatan kita bersama,” ujar Rustam Effendi.
Warga Jakarta Barat yang sudah menerima vaksinasi juga merasa lega dan senang dapat melindungi diri dari virus corona. “Saya merasa lega setelah divaksin, saya berharap semakin banyak warga Jakarta Barat yang ikut serta dalam program vaksinasi ini agar pandemi segera berakhir,” kata Andi, salah seorang warga yang telah divaksin.