Penyanyi ternama Taylor Swift mengumumkan bahwa dia akan merilis album baru dengan judul “Red (Taylor’s Version)” pada bulan November mendatang. Album ini merupakan bagian dari rencana Taylor untuk merekam kembali seluruh album-albumnya yang sebelumnya dirilis di bawah label rekaman Big Machine Records.

“Album ‘Red (Taylor’s Version)’ akan berisi lagu-lagu dari album ‘Red’ yang dirilis pada tahun 2012, serta beberapa lagu tambahan yang belum pernah dirilis sebelumnya,” ujar Taylor Swift dalam sebuah wawancara.

Taylor Swift juga menjelaskan bahwa dia memutuskan untuk merekam ulang album-albumnya setelah hak kepemilikan atas katalog musiknya dijual tanpa seizinnya. Hal ini dilakukan sebagai bentuk perlawanan terhadap praktik yang dianggap tidak adil dalam industri musik.

Peluncuran album “Red (Taylor’s Version)” ini dijadwalkan pada tanggal 19 November 2021, tepat pada ulang tahun kesepuluh album “Red” versi asli. Taylor Swift berharap bahwa penggemarnya akan menyambut album ini dengan antusiasme yang sama seperti album-album sebelumnya.

Sejumlah lagu dalam album “Red (Taylor’s Version)” akan mengalami perubahan aransemen dan penulisan lirik untuk memberikan sentuhan segar dan lebih personal sesuai dengan pengalaman hidup Taylor Swift selama ini.

Para penggemar Taylor Swift di seluruh dunia langsung memberikan respon positif terhadap pengumuman tersebut, dengan banyak di antara mereka yang sudah tidak sabar untuk mendengarkan lagu-lagu baru dari sang penyanyi.

Album “Red (Taylor’s Version)” juga akan menampilkan kolaborasi dengan beberapa musisi terkenal, namun Taylor Swift masih merahasiakan identitas para kolaborator tersebut hingga saat ini.

Dengan rilisnya album ini, Taylor Swift akan menjadi salah satu dari sedikit artis yang berhasil merekam ulang seluruh katalog musiknya dan mempertahankan hak kepemilikannya. Keputusan ini dianggap sebagai langkah penting dalam memperjuangkan hak artis dalam industri musik.