Pembalap dari tim Gresini Racing, Alex Marquez, mengalami kecelakaan mengerikan saat motornya menghantam motor Pedro Acosta di tikungan 10 pada balapan grand prix di sirkuit Catalunya, Minggu (17/5/2026). Insiden tersebut terjadi saat race baru berjalan 12 lap.

Motor yang dikendarai Alex Marquez terguling bersama serpihan body motornya ke pinggir sirkuit, menyebabkan pembalap lain seperti Fabio di Giannantonio dari tim VR46 juga terkena imbas dari insiden tersebut. FIM Steward kemudian memutuskan untuk mengibarkan bendera merah dan menghentikan balapan sementara setelah insiden tragis tersebut.

Pada lap ke-12, Pedro Acosta mengalami masalah teknis saat melaju di lintasan lurus dan melambat. Hal ini menyebabkan motor Alex Marquez yang melaju dengan kecepatan penuh menabraknya dari belakang. Sebelum ditabrak, Acosta sempat mengangkat tangannya memperingatkan pembalap di belakangnya.

Tabrakan keras tersebut membuat Alex Marquez terlempar keluar lintasan dan jatuh dengan kecepatan tinggi bersama dengan motor Gresini-nya yang hancur berceceran di lintasan. Insiden tersebut juga menimpa Fabio di Giannantonio dari tim VR46 dan Raul Fernandez.

FIM Steward kemudian secara teknis mengumumkan bahwa semua pembalap memenuhi syarat untuk memulai kembali balapan, kecuali Alex Marquez dan Enea Bastianini. Bastianini telah mundur dari balapan karena masalah teknis pada motor KTM-nya, sementara Pedro Acosta harus memulai dari pit lane setelah mengalami masalah pada lap pemanasan.

Balapan dilanjutkan dengan sisa 13 lap, menggunakan posisi grid pada akhir lap ke-11. Kecelakaan tersebut menjadi sorotan dalam balapan grand prix di sirkuit Catalunya dan menyisakan polemik di kalangan para pembalap MotoGP.